Bekas Galian C di Ciharashas Terbakar, 15 Hektare Lahan Dilalap Api
- account_circle Ikbal
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Gambar Redaksi: Petugas berjibaku memadamkan api di sejumlah titik lahan bekas galian C yang berdekatan dengan permukiman warga.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menjelang malam, petugas berhasil meredakan sejumlah titik api di sekitar pinggir jalan. Namun, bara di bagian tengah lahan masih cukup besar.
“Untuk sementara, titik-titik api yang di pinggir jalan sudah mulai mereda. Tetapi yang di tengah masih ada bara api yang cukup besar,” kata Jaenal.
Petugas belum mengetahui penyebab kebakaran. Damkar dan kepolisian masih melakukan penanganan serta pengumpulan informasi di lokasi.
“Untuk sementara ini kami dan kepolisian belum bisa memprediksi penyebabnya,” ujarnya.
Jaenal memastikan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas tetap mengantisipasi kemungkinan api merambat ke permukiman.
Warga sekitar, Safitri, 37 tahun, mengaku khawatir api menjalar ke rumah penduduk. Kekhawatiran itu muncul karena lokasi kebakaran berdekatan dengan tempatnya berjualan.
“Saya takut ke permukiman warga. Saya jualan di sini dekat bensin, takut apinya menyambar ke sini,” kata Safitri.
Selain api, kepulan asap tebal juga mengganggu aktivitas warga. Menurut Safitri, asap membuat warga yang mengalami gangguan pernapasan semakin kesulitan bernapas.
“Banyak asapnya ke anak-anak dan orang-orang. Yang sedang sakit jadi semakin sesak, terutama pernapasan,” ujarnya.
Safitri mengatakan api pertama kali terlihat dari area lapang. Tiupan angin kemudian membuat kobaran api bergerak mendekati permukiman.
“Apinya dari sana, dari lapang, terus maju ke sini, ke rumah, kemudian maju lagi ke sana. Anginnya besar, jadi tidak padam-padam,” katanya.
Hingga sore menjelang malam, petugas masih melakukan pemadaman. Mereka juga menjaga titik api agar tidak merambat ke permukiman warga.
- Penulis: Ikbal













































