Gubernur Jabar hingga Ketua PWI Pusat Geram, Oknum Mengaku Wartawan Dinilai Cederai Nama Pers
- account_circle Redaksi
- calendar_month 40 menit yang lalu
- print Cetak

Gambar Istimewa : Gubernur Jabar Hingga Ketua PWI Pusat Soroti Kasus Oknum Wartawan di Sukabumi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Aksi pria berinisial AS (46) yang mengaku sebagai wartawan dan mengamuk di SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Ketua PWI Pusat Akhmad Munir.
Dedi Mulyadi atau akrab sapaan KDM menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan prinsip dan etika yang semestinya dimiliki seorang jurnalis.
KDM menyampaikan hal itu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 1 September 2026.
“saya melihat sebuah tayangan yang dilakukan oleh oknum wartawan di sukabumi berteriak-teriak, mencak-mencak di sekolah dasar saya lihat dimana disitu anak-anak di sekitarnya lagi bermain,” kata KDM.
KDM mengaku belum mengetahui persoalan yang melatarbelakangi tindakan AS di lingkungan sekolah tersebut.
Namun, dia menilai perilaku seperti itu tidak semestinya dilakukan oleh seorang yang mengaku menjalankan profesi jurnalistik.
“saya tidak tahu inti masalahnya apa tetapi buat tindakan-tindakan tersebut tidak mencerminkan prinsip-prinsip yang harus dimiliki oleh seorang jurnalis,” ujarnya.
Menurut KDM, tindakan tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi di lingkungan sekolah dan disaksikan anak-anak.
Dia mengatakan lembaga pendidikan semestinya terbebas dari tindakan intimidatif yang berpotensi mengganggu proses pendidikan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata KDM, akan meminta tim hukum turun ke lokasi untuk melakukan investigasi.
Tim tersebut juga akan memberikan advokasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pendidikan.
Meski pendidikan dasar berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten sukabumi, KDM menilai perlindungan terhadap dunia pendidikan tetap membutuhkan perhatian bersama.
Sorotan terhadap kasus tersebut juga datang dari Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.
Kepada Ruangpojok.com, Munir menegaskan bahwa PWI menjunjung tinggi integritas, kepatuhan terhadap aturan, serta etika jurnalistik.
Munir meminta pihak yang merasa menjadi korban segera melaporkan tindakan tersebut kepada kepolisian.
- Penulis: Redaksi













































