Breaking News
Beranda » Home » Penertiban Ala Preman? Sapma PP Cianjur Nilai Satpol PP Tak Manusiawi di Bomero

Penertiban Ala Preman? Sapma PP Cianjur Nilai Satpol PP Tak Manusiawi di Bomero

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

RUANGPOJOK.COM – Aksi penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Bomero Citywalk, Cianjur, Selasa, 11 November 2025, berbuntut panjang.

Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Cianjur geram atas sikap Satpol PP yang dinilai kelewatan batas saat menertibkan warga.

Alih-alih tertib, aksi itu justru berujung ricuh. Situasi diperparah dimana mahasiswa dan pedagang terluka akibat bentrokan dengan petugas.

PLT Ketua Sapma Pemuda Pancasila Cianjur, Irvan Ardi Maulana, menegaskan, tindakan represif aparat tidak bisa ditoleransi.

Ia mendesak Pemkab Cianjur turun tangan dan menindak tegas oknum yang bertindak di luar batas.

“Segala bentuk kekerasan harus diusut tuntas. Jangan berlindung di balik dalih penegakan aturan untuk membenarkan arogansi,” ujarnya dengan nada geram, Selasa malam.

Irvan menilai, pemerintah daerah seharusnya punya cara yang lebih manusiawi dan persuasif dalam menertibkan PKL. Menurutnya, dialog adalah jalan keluar, bukan adu otot.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
846
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
478,723
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
83,509
Pengunjung unik