RDP Villa Bougenville II di DPRD Cianjur Diwarnai Kericuhan, Soroti IPL dan Status Fasum
- account_circle Najib
- calendar_month 22 menit yang lalu

Gambar Redaksi : Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur bersama Lawyers Club, perwakilan Pemerintah Kabupaten Cianjur, pengembang, dan paguyuban warga membahas polemik pengelolaan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) serta status fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Perumahan Villa Bougenville II.
RUANGPOJOK.COM – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Cianjur bersama Lawyers Club yang membahas polemik pengelolaan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) serta status fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) Perumahan Villa Bougenville II sempat diwarnai kericuhan, Rabu, 8 Juli 2026.
Meski sempat memanas, rapat berlanjut hingga menghasilkan kesepakatan untuk melakukan verifikasi lapangan.
DPRD Kabupaten Cianjur bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur akan mencocokkan kondisi di lapangan dengan site plan awal perumahan.
Verifikasi itu juga bertujuan memastikan luas serta status fasum dan fasos yang diduga tidak lagi sesuai peruntukannya.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur, Muhammad Isnaeni, SH, mengatakan pihaknya segera meninjau Perumahan Villa Bougenville II untuk memverifikasi dokumen perizinan, site plan, dan luasan lahan yang wajib diserahkan kepada pemerintah daerah.
“Kami akan mengecek langsung ke Perumahan Bougenville. Kami juga memastikan luasan fasum dan fasos sesuai ketentuan,” kata Isnaeni.
Ia menegaskan hasil verifikasi akan menjadi dasar DPRD dalam menentukan langkah lanjutan.
DPRD juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penyelesaian berjalan sesuai regulasi.
Dalam RDP tersebut, Kuasa Hukum Paguyuban Villa Bougenville II, Asep Mulyadi, SH, menyampaikan warga belum menikmati fasum dan fasos selama sekitar 30 tahun.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal

