RDP Villa Bougenville II di DPRD Cianjur Diwarnai Kericuhan, Soroti IPL dan Status Fasum
- account_circle Najib
- calendar_month 1 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur bersama Lawyers Club, perwakilan Pemerintah Kabupaten Cianjur, pengembang, dan paguyuban warga membahas polemik pengelolaan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) serta status fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Perumahan Villa Bougenville II.
Menurut Asep, pengembang menjadikan keberadaan fasum dan fasos sebagai daya tarik pemasaran perumahan. Namun, hingga kini warga belum memperoleh manfaat sebagaimana dijanjikan.
Asep juga menyoroti pengelolaan IPL yang menjadi salah satu sumber sengketa.
Menurutnya, pengembang menilai pengelolaan IPL oleh warga tidak memiliki dasar hukum.
“Kami juga meminta kejelasan status hukum fasum dan fasos yang diduga telah beralih fungsi atau tidak lagi sesuai dengan peruntukannya,” ujar Asep.
Paguyuban juga meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengambil alih aset fasum dan fasos.
Langkah itu dinilai dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan pengelolaan yang lebih tertib.
RDP belum menghasilkan keputusan final mengenai pengalihan aset maupun mekanisme pengelolaan IPL.
Namun, DPRD memastikan akan mengawal penyelesaian persoalan tersebut melalui verifikasi lapangan dan pembahasan lanjutan bersama seluruh pihak terkait.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal

