Breaking News
Beranda » Infrastruktur » Pembangunan Puskesmas Muka Diduga Belum Mengantongi Izin

Pembangunan Puskesmas Muka Diduga Belum Mengantongi Izin

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUANGPOJOK.com – Pembangunan Puskesmas Muka selesai dan diresmikan oleh Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pada Selasa, 18 Maret 2025.

Namun, di balik rampungnya pembangunan ini, muncul kontroversi yang menjadi perhatian publik. Pasalnya, pembangunan Puskesmas Muka dilakukan tanpa memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) terlebih dahulu.

Padahal, sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pasal 36A ayat (1), pelaksanaan konstruksi wajib dilakukan setelah mendapatkan PBG sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi.

Proyek pembangunan puskesmas ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 3,3 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Kesehatan Cianjur melalui pengadaan menggunakan e-Katalog.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr. Yusman Faisal, menjelaskan bahwa permohonan PBG untuk Puskesmas Muka telah diajukan dan sedang dalam proses. Namun, ia mengakui bahwa pembangunan puskesmas selesai sebelum izinnya diterbitkan.

“PBG untuk Puskesmas Muka sedang diproses. Sebenarnya permohonan sudah diajukan sejak lama, namun terkendala beberapa hal, salah satunya sengketa tanah di lokasi puskesmas lama yang mengharuskan pemindahan,” ujar Yusman, saat ditemui di kantornya, Selasa, 18 Maret 2025.

Lebih lanjut, Yusman menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya mempercepat proses perizinan agar puskesmas dapat segera beroperasi. Hal ini dilakukan demi memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan tanpa hambatan.

“Kami menempuh semua prosedur perizinan untuk mengoperasionalkan puskesmas. Alhamdulillah, ada percepatan sehingga izin operasional bisa dikeluarkan. Puskesmas ini sudah memenuhi syarat dan layak memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Yusman mengungkapkan bahwa pindahnya Puskesmas muka dari bangunan lama ke lokasi bangunan baru akibat konflik sengketa tanah. Konflik ini menjadi alasan utama percepatan pembangunan.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rembug Warga: Bupati Datang, Masyarakat Karangtengah Bungah

    Rembug Warga: Bupati Datang, Masyarakat Karangtengah Bungah

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.com – Bupati Cianjur, Dr. Wahyu Ferdian, mengunjungi Kantor Desa Maleber dalam program rembug warga kali ini untuk bertemu dengan masyarakat Kecamatan Karangtengah. Kunjungan ini tidak hanya saling sapa, tetapi juga menjadi ajang dialog langsung antara Bupati dengan para kepala desa, lembaga, dan tokoh masyarakat guna mendengarkan berbagai aspirasi yang diajukan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi […]

  • Jompo Tak Tersentuh Bansos, kolaborasi Teh Metty dan PWI Cianjur Bantu Warga Solokpandan

    Jompo Tak Tersentuh Bansos, kolaborasi Teh Metty dan PWI Cianjur Bantu Warga Solokpandan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – PWI Cianjur menyalurkan bantuan sembako kepada Suarsih, 90 tahun, warga Solokpandan yang disebut tidak pernah menerima bantuan sosial, pada Selasa, 9 Desember 2025. Bantuan ini merupakan kolaborasi PWI dengan lembaga sosial Teh Meti Peduli milik Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur menyerahkan paket sembako kepada Suarsih, lansia tidak […]

  • BNN Cianjur Tegaskan War on Drugs for Humanity, Catat Capaian Strategis P4GN Sepanjang 2025

    BNN Cianjur Tegaskan War on Drugs for Humanity, Catat Capaian Strategis P4GN Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur mencatat sejumlah capaian strategis dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut meliputi penegakan hukum, rehabilitasi, pencegahan berbasis masyarakat, hingga penguatan Desa Bersinar di tingkat desa dan kecamatan. Kepala BNN Kabupaten Cianjur, Muchamat Affan Eko Budi Santoso, menyatakan ancaman narkotika […]

  • Surati Kabid GTK Disdik Tasikmalaya, Media Pertanyakan Roadmap Redistribusi Guru

    Surati Kabid GTK Disdik Tasikmalaya, Media Pertanyakan Roadmap Redistribusi Guru

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Keterbukaan informasi publik menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel. Berangkat dari prinsip itu, Ruangpojok.com melayangkan surat konfirmasi kepada Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya. Surat tersebut meminta penjelasan resmi mengenai roadmap redistribusi guru serta tata kelola aparatur sipil negara (ASN) di sektor pendidikan. Media menilai […]

  • 58 Pejabat Pemkab Cianjur Dilantik Awal Oktober 2025, Ini List Nya!!

    58 Pejabat Pemkab Cianjur Dilantik Awal Oktober 2025, Ini List Nya!!

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Bupati Cianjur, Muhamad Wahyu Perdian, melantik Sebanyak 58 Pejabat di lingkungann Pemerintahan kabupaten Cianjur di Aula Garuda Pendopo, Jum’at, 3 Oktober 2025. Berikut List nya :

  • Angka Anak Tak Sekolah di Cianjur Meledak Tembus 51.824, Disdikpora Lakukan Validasi Data

    Angka Anak Tak Sekolah di Cianjur Meledak Tembus 51.824, Disdikpora Lakukan Validasi Data

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Cianjur melonjak menjadi 51.824, berdasarkan dashboard Verval ATS Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per tanggal 22 Desember 2025. Dari total 51.824 ATS, sebanyak 24.542 anak belum pernah bersekolah (BPB), 15.526 anak putus sekolah (drop out), dan 11.656 Lulusan Tidak Melanjutkan (LTM). Dari total tersebut, dapat di […]

expand_less