Breaking News
Beranda » Budaya & Pariwisata » Pandanwangi di Ujung Senja: Ketika Warisan Cianjur Terancam Punah di Era Modern

Pandanwangi di Ujung Senja: Ketika Warisan Cianjur Terancam Punah di Era Modern

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 19 jam yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Di tengah arus modernisasi pertanian nasional, keberadaan Padi Pandanwangi Cianjur menghadapi ancaman yang semakin nyata.

Varietas lokal yang selama puluhan tahun menjadi identitas Kabupaten Cianjur perlahan terdesak oleh sistem pertanian modern yang lebih mengutamakan produktivitas cepat dan keuntungan ekonomi jangka pendek.

Padahal, Pandanwangi bukan sekadar beras premium dengan aroma khas. Padi lokal asli Cianjur itu merupakan warisan budaya agraris masyarakat Sunda yang memiliki nilai sejarah, sosial, ekonomi, sekaligus identitas daerah yang kuat.

Modernisasi pertanian memang menghadirkan berbagai kemajuan, mulai dari penggunaan benih unggul, mekanisasi, hingga percepatan masa panen.

Namun, perubahan tersebut juga membawa konsekuensi bagi varietas lokal seperti Pandanwangi yang membutuhkan perlakuan khusus serta masa tanam lebih panjang.

Padi Pandanwangi memerlukan waktu tanam sekitar 150 hingga 165 hari. Durasi itu jauh lebih lama dibanding varietas modern yang rata-rata dapat dipanen dalam 85 hingga 120 hari.

Kondisi tersebut membuat sebagian petani mulai beralih ke varietas cepat panen demi menjaga efisiensi produksi dan kestabilan pendapatan.

Fenomena itu menjadi peringatan serius bagi keberlangsungan Pandanwangi. Ketika pertanian hanya dipandang dari sisi kuantitas dan keuntungan cepat, varietas tradisional dengan nilai budaya tinggi perlahan kehilangan ruang hidupnya.

Ironisnya, di tengah popularitas Pandanwangi sebagai beras premium khas Cianjur, kesejahteraan petani belum sepenuhnya terjamin.

Harga jual di pasaran memang tinggi, tetapi keuntungan terbesar justru lebih banyak dinikmati pedagang dan distributor dibanding petani yang menjaga kemurnian varietas tersebut.

Persoalan semakin kompleks akibat maraknya praktik beras oplosan. Sejumlah oknum mencampur beras biasa dengan Pandanwangi demi meraup keuntungan besar.

Praktik itu tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga merusak reputasi Pandanwangi asli Cianjur.

Padahal, Pandanwangi telah memiliki perlindungan hukum yang cukup kuat. Kementerian Pertanian menetapkan Pandanwangi sebagai varietas unggul lokal melalui SK Menteri Pertanian Nomor 163/KPTS/LB.240/3/2004.

Selain itu, Beras Pandanwangi Cianjur juga memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) pada 2015.

Status Indikasi Geografis tersebut menegaskan bahwa Pandanwangi memiliki karakter khas yang dipengaruhi kondisi geografis tertentu dan tidak dapat diproduksi sembarangan di luar wilayah aslinya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Langensari Rayakan Mundurnya Kepala Desa dengan Mancing Bersama

    Ratusan Warga Langensari Rayakan Mundurnya Kepala Desa dengan Mancing Bersama

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Deni S (Dencow)
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Ratusan warga Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, menggelar kegiatan mancing bersama sebagai bentuk syukuran atas mundurnya kepala desa, pada Kamis, 1 Januari 2026. Warga memadati area Karag Desa Langensari sejak pagi hari dan mengikuti kegiatan secara tertib hingga siang. Mereka memanfaatkan momen tersebut sekaligus merayakan pergantian tahun baru. Kegiatan mancing bersama digelar […]

  • Polres Cianjur Rayakan Hari Pers Nasional 2026, Tegaskan Kemitraan dengan Media

    Polres Cianjur Rayakan Hari Pers Nasional 2026, Tegaskan Kemitraan dengan Media

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Polres Cianjur menggelar syukuran Hari Pers Nasional 2026 di Aula Bhayangkara Mapolres Cianjur, Senin, 9 Februari 2026, guna memperkuat sinergi dengan insan pers. Kegiatan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dan dipimpin Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho. Acara dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres Cianjur, awak media, serta perwakilan organisasi […]

  • Warga Paseh Minta Gubernur Atasi Pendangkalan Sungai Akibat Aktivitas Perusahaan

    Warga Paseh Minta Gubernur Atasi Pendangkalan Sungai Akibat Aktivitas Perusahaan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Aktivitas sebuah perusahaan di Kampung Paseh, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, diduga menjadi penyebab pendangkalan Sungai Cisarua. Pendangkalan sungai tersebut memicu keresahan warga Paseh karena berpotensi menaikkan luapan sungai di lokasi tersebut. Berdasarkan pantauan Ruangpojok.com, material tanah dan bongkahan padat tampak berasal dari tembok benteng belakang proyek perusahaan yang mengalami kerusakan atau jebol. Seorang […]

  • Pekerja Tewas Jatuh dari Atap Pabrik PT Lianhua di Cianjur, Diduga Tak Gunakan APD

    Pekerja Tewas Jatuh dari Atap Pabrik PT Lianhua di Cianjur, Diduga Tak Gunakan APD

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Seorang pekerja pemasang atap Jajang (30), warga Ciharashas, Kecamatan Cilaku, tewas setelah terjatuh dari atap saat memasang asbes di PT. Lianhua Leather Industry (LLI), Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, pada Rabu,11 Juni 2025. Diduga, korban tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keselamatan Kerja. Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Cahyadi Mulya, S.IP., […]

  • Banyak PJU Mati, Dishub Cianjur Fokus Pemeliharaan Lampu Perkotaan

    Banyak PJU Mati, Dishub Cianjur Fokus Pemeliharaan Lampu Perkotaan

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur menanggapi banyaknya ruas jalan dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) mati. Meski beberapa ruas jalan berada di luar kewenangan pemerintah daerah, Dishub tetap melakukan pemeliharaan, termasuk di jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Cianjur, M. Iqbal Safarudin, menjelaskan bahwa di Kabupaten Cianjur terdapat tiga jenis […]

  • HUT ke-61, Golkar Cianjur Tabur Bunga di Makam Pahlawan dan Tasyakur

    HUT ke-61, Golkar Cianjur Tabur Bunga di Makam Pahlawan dan Tasyakur

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Cianjur menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Siliwangi, Cianjur, Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, bersama jajaran pengurus dan kader. Tb Mulyana mengatakan, […]

error: Content is protected !!
expand_less