Breaking News
Beranda » Desa Kita » Kasus Dugaan Keracunan MBG di Sukasirna, Polsek Agrabinta Gerak Cepat

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Sukasirna, Polsek Agrabinta Gerak Cepat

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

RUANGPOJOK.COM – Ratusan warga Desa Sukasirna, Kecamatan Leles diduga mengalami keracunan makanan salah satunya bersumber dari program MBG.

Data puskesmas Leles, dari 134 orang terdampak, mayoritas telah pulih dan hanya dua orang masih dirawat di puskesmas, sementara aparat dan tenaga kesehatan memastikan kasus telah tertangani.

Kapolsek Agrabinta AKP A. Nanda Rihardja memastikan dugaan keracunan MBG di wilayahnya telah ditangani tenaga kesehatan.

Saat ini, hanya dua warga yang masih menjalani perawatan di puskesmas dengan kondisi membaik.

Ia menyebut laporan terkait kejadian tersebut baru diterima dari anggota pada hari sebelumnya. Namun, tenaga kesehatan lebih dulu melakukan penanganan medis terhadap para korban.

“Informasi dari anggota memang benar, tetapi sudah tertangani. Saat ini tinggal dua orang yang masih dirawat di Puskesmas dan kondisinya mulai membaik,” ujarnya, Minggu malam, 19 April 2026.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, total warga yang mengalami gejala mencapai 134 orang.

Meski demikian, sebagian besar hanya mengalami keluhan ringan seperti pusing, mual, dan muntah.

“Yang dirawat sempat 11 orang karena mengalami dehidrasi. Sekarang tersisa dua orang yang masih dalam perawatan,” katanya.

Kapolsek menegaskan, kejadian tersebut tidak sepenuhnya dapat dikategorikan sebagai keracunan berat karena mayoritas korban hanya mengalami gejala ringan dan telah pulih setelah mendapat penanganan.

Selain itu, ia menegaskan tidak ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian, baik dari pemerintah desa maupun masyarakat.

Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian.

“Tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek. Penanganan lebih banyak dilakukan oleh pihak kesehatan. Kami hanya akan melakukan pendalaman atau interogasi untuk memastikan kronologi kejadian,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan keterlambatan informasi menjadi kendala di lapangan.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
594
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
472,522
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
78,709
Pengunjung unik