Masa Pinjam Pakai Habis, BPBD Cianjur Terancam Kehilangan Armada Tangki Air
- account_circle Zayu
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengajukan empat unit mobil tangki air kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain jarak tempuh, petugas perlu mempertimbangkan ketersediaan sumber air untuk mengisi mobil tangki sebelum melakukan distribusi.
“Untuk wilayah selatan, kita memang belum bisa melakukan pelayanan meskipun beberapa surat permohonan sudah masuk. Permintaan di utara juga cukup tinggi,” katanya.
BPBD telah menyalurkan air bersih ke sejumlah lokasi, termasuk wilayah Kecamatan Cugenang yang mengajukan permintaan bantuan.
Samudra mengatakan, BPBD terus memantau kondisi kekeringan dan berharap hujan mulai turun secara lebih merata pada akhir Oktober.
BPBD Cianjur memperpanjang status siaga darurat kekeringan hingga Oktober. Sebelumnya, status tersebut berlaku mulai Juli sampai September.
Samudra menjelaskan, pemerintah daerah akan mengevaluasi kemungkinan perpanjangan status berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
Ia menyebut laporan koordinasi logistik BPBD Jawa Barat menunjukkan Cianjur masuk klasifikasi hijau, sedangkan Kabupaten Bekasi dan Karawang masih berada dalam klasifikasi merah.
Meski demikian, BPBD tetap mewaspadai kekeringan karena hujan belum turun secara merata di seluruh wilayah Cianjur.
“Kita berharap hujan mulai turun pada minggu ketiga atau memasuki minggu keempat Oktober. Masyarakat sudah cukup terdampak kekeringan,” pungkasnya.(rz)
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar