Leuit Rusak Tak Terawat, Kampung Pandanwangi Kembali Serap APBD Rp5,2 Miliar di Tahun 2026
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- print Cetak

Gambar Redaksi : Salah satu patung ikonik di Kampung Pandanwangi, Kabupaten Cianjur, yang menampilkan sosok anak penggembala menaiki kerbau.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dinas Pariwisata melanjutkan pembangunan karena Kampung Pandanwangi belum berkembang optimal sebagai destinasi unggulan daerah.
Pemerintah menargetkan kawasan tersebut menjadi pusat wisata budaya yang mengangkat identitas beras Pandanwangi khas Cianjur.
Sejak 2017, Kampung Pandanwangi telah menerima dukungan anggaran dari berbagai sumber.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan kawasan wisata tersebut.
Menurutnya, Pemkab Cianjur berencana menggandeng pihak ketiga untuk mengelola kawasan setelah pembangunan selesai.
“Kami merencanakan bahwa untuk pengelolaan kawasan pandanwangi ini akan diserahkan kepada pihak ketiga yang lebih profesional, yang lebih menguasai kaitan dengan tata kelola penginapan, wisatawan dan sebagainya,” tambahnya.
Langkah tersebut menjadi evaluasi atas kerusakan sejumlah bangunan yang sebelumnya tidak memperoleh perawatan memadai.
- Penulis: Ikbal














































