Leuit Rusak Tak Terawat, Kampung Pandanwangi Kembali Serap APBD Rp5,2 Miliar di Tahun 2026
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sab, 6 Jun 2026

Gambar Redaksi : Salah satu patung ikonik di Kampung Pandanwangi, Kabupaten Cianjur, yang menampilkan sosok anak penggembala menaiki kerbau.
RUANGPOJOK.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur mengalokasikan Rp5,2 miliar dari APBD 2026 untuk melanjutkan pembangunan kawasan wisata Kampung Pandanwangi.
Anggaran tersebut menjadi sorotan setelah sejumlah bangunan di kawasan tersebut rusak akibat minim pemeliharaan.

Dinas Pariwisata Kabupaten Cianjur membagi anggaran tersebut ke dalam dua paket pekerjaan.
Paket konstruksi menyerap sekitar Rp4,3 miliar, sedangkan paket desain interior mencapai Rp893 juta.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar mengakui beberapa bangunan yang berdiri di kawasan wisata itu sudah tidak layak digunakan wisatawan.
“Saat itu tidak tersedia anggaran pemeliharaan. Seiring waktu kondisi bangunan menjadi tidak layak dan tidak nyaman digunakan wisatawan sehingga perlu dibangun kembali,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis, 4 Juni 2026.
Pemkab Cianjur sebelumnya juga menerima bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekitar Rp5 miliar pada 2024 untuk pengembangan Kampung Pandanwangi.
Pemerintah provinsi menggunakan anggaran tersebut untuk membangun 10 rumah adat sebagai bagian pengembangan wisata budaya dan pertanian.
Namun, Dinas Pariwisata memastikan pembangunan tahun 2026 tidak mengulang pekerjaan yang telah dibiayai bantuan provinsi.
“Bantuan provinsi digunakan untuk membangun 10 rumah adat. Pekerjaan tahun ini membangun kembali rumah adat dan leuit yang rusak berat di lokasi berbeda,” ujarnya.
Pemkab Cianjur menyiapkan sejumlah fasilitas baru untuk mendukung aktivitas wisata.
- Penulis: Ikbal

