Leuit Rusak Tak Terawat, Kampung Pandanwangi Kembali Serap APBD Rp5,2 Miliar di Tahun 2026
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- print Cetak

Gambar Redaksi : Salah satu patung ikonik di Kampung Pandanwangi, Kabupaten Cianjur, yang menampilkan sosok anak penggembala menaiki kerbau.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah provinsi menggunakan anggaran tersebut untuk membangun 10 rumah adat sebagai bagian pengembangan wisata budaya dan pertanian.
Namun, Dinas Pariwisata memastikan pembangunan tahun 2026 tidak mengulang pekerjaan yang telah dibiayai bantuan provinsi.
“Bantuan provinsi digunakan untuk membangun 10 rumah adat. Pekerjaan tahun ini membangun kembali rumah adat dan leuit yang rusak berat di lokasi berbeda,” ujarnya.
Pemkab Cianjur menyiapkan sejumlah fasilitas baru untuk mendukung aktivitas wisata.
“Kalaupun ada wisatawan yang mau datang ke sana, itu tidak akan nyaman. Sudah bangunan rusak. Jadi sehingga memang itu sudah dihapuskan, kami membangun yang baru,” ungkap Yudha.
Paket pekerjaan konstruksi tahun 2026 itu mencakup pembangunan rumah adat, restoran Pandanwangi, leuit, boardwalk, gazebo, dan bangunan pertunjukan.
Pemerintah juga menambahkan fasilitas pendukung untuk meningkatkan daya tarik kawasan wisata tersebut.
“Yang sekarang Rp4,3 Milyar ini merupakan perbaikan atau pembangunan kembali rumah adat yang sudah hancur. Yang ada dekat skywalk, termasuk dengan leuit sudah hancur semua,” ujar Yudha.
- Penulis: Ikbal














































