DPRD Jabar Abdul Karim Desak BBWS Tuntaskan Polemik JIAT Agrabinta
- account_circle Ikbal
- calendar_month 5 jam yang lalu

Gambar Istimewa : Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra Komisi IV yang membidangi urusan Pembangunan.
RUANGPOJOK.COM – Anggota DPRD Jawa Barat Abdul Karim mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan pihak penyedia segera menyelesaikan polemik pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Desakan itu muncul setelah sejumlah petani mengaku merugi karena mengeluarkan modal untuk membantu subkontraktor selama proyek berlangsung.

Abdul Karim mengatakan penyelesaian persoalan tidak boleh berlarut. Menurut dia, JIAT harus segera beroperasi agar manfaatnya dirasakan petani sebagai bagian dari Program Strategis Nasional di bidang ketahanan pangan.
“Ada tiga hal yang harus dipastikan. Pertama, pembangunan sesuai spesifikasi. Kedua, kapan jaringan itu benar-benar beroperasi. Ketiga, persoalan administrasi, termasuk pembayaran penyedia kepada subkontraktor, harus segera diselesaikan,” kata Abdul Karim, Rabu, 1 Juli 2026.
Ia juga meminta BBWS bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur memperketat pengawasan proyek.
Permintaan itu menyusul laporan adanya bangunan JIAT yang mengalami kerusakan sebelum proses serah terima.
Menurut dia, kondisi tersebut harus segera diperiksa untuk memastikan penyebab kerusakan dan menjamin kualitas pekerjaan.
“Kalau bangunannya belum diserahterimakan tetapi sudah rusak, harus dicek. Pembangunannya harus selesai tepat waktu dan kualitasnya tidak asal-asalan,” ujarnya.
- Penulis: Ikbal

