Breaking News
Beranda » Kabupaten Cianjur » “Pulang ke Rumah”, Paskibra 2006 Cianjur Berkumpul Tanpa Sekat, Penuh Kehangatan

“Pulang ke Rumah”, Paskibra 2006 Cianjur Berkumpul Tanpa Sekat, Penuh Kehangatan

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 11 menit yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Dua dekade bukan waktu singkat untuk sebuah pertemuan. Namun, bagi alumni Paskibra Kabupaten Cianjur 2006, jarak waktu justru memperkuat ikatan persaudaraan.

Sehari menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para alumni Paskibra 2006 kembali berkumpul di Cafe Aloha, Beelka Residence, Kelurahan Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Minggu, 16 Agustus 2026.

Pertemuan bertajuk “Pulang ke Rumah” itu menjadi ruang silaturahmi setelah sekitar 20 tahun para anggota Paskibra 2006 tidak berkumpul dalam satu kesempatan.

Mereka datang dari berbagai latar belakang dan sekolah di Kabupaten Cianjur. Sebagian dahulu tergabung dalam PPI, sementara lainnya berada di PKC.

Namun, perbedaan organisasi masa lalu tidak lagi menjadi sekat. Para alumni melebur dalam suasana kekeluargaan, berbagi cerita, pengalaman, hingga mengenang perjalanan saat menjalani seleksi Paskibra 2006.

Gelak tawa mewarnai pertemuan tersebut. Sejumlah alumni bahkan kembali melakukan baris-berbaris seperti ketika mereka masih menjalani masa latihan.

Salah satu alumni Paskibra 2006 yang tergabung dalam PKC, Regi Muharram, mengatakan tema “Pulang ke Rumah” memiliki makna mendalam bagi seluruh alumni.

Menurut dia, rumah bukan sekadar tempat kembali, tetapi juga simbol persaudaraan yang tetap terbuka meski waktu telah memisahkan.

“Tak semua perjalanan berakhir di tempat yang sama. Tetapi semua kenangan selalu tahu jalan pulang,” kata Regi.

Ia mengatakan, para alumni dahulu dipertemukan melalui proses seleksi Paskibra 2006 dari berbagai sekolah di Cianjur.

Setelah 20 tahun berlalu, mereka kembali bertemu dengan membawa keluarga dan cerita masing-masing.

“Dulu kita berkumpul untuk menjalankan tugas mengibarkan bendera pada Kemerdekaan RI. Hari ini kita berkumpul kembali bukan karena seragam, tetapi karena rasa memiliki,” ujarnya.

Regi menegaskan, perbedaan PPI dan PKC yang pernah ada tidak seharusnya menjadi pembatas bagi para alumni.

“Tidak ada lagi sekat. Kita semua pernah berdiri di lapangan yang sama, berlatih bersama, merasakan lelah yang sama, dan membawa nama Cianjur,” katanya.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asep Ritman Datang, Anak Disabilitas Senang

    Asep Ritman Datang, Anak Disabilitas Senang

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Foto : Anggota DPRD Cianjur Fraksi Demokrat, Asep Ritman memberikan kursi roda kepada orang tua dari penyandang disabilitas Cianjur.ruangpojok.com – Nazwa Khoerunisa anak perempuan penyandang disabilitas asal tanggeung akhirnya bisa tersenyum lepas dengan bahagia ketika mendapatkan kursi roda yang selama ini di idam-idamkannya. Kursi roda tersebut ia peroleh dari Dinas Sosial melalui anggota DPRD Fraksi […]

  • Bupati Sukabumi Lepas 62 Calon Haji Kloter 13, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

    Bupati Sukabumi Lepas 62 Calon Haji Kloter 13, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle LINDA
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar melepas keberangkatan 62 jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Kloter 13 di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 7 Mei 2026. Prosesi pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah. […]

  • Reuni Akbar STM AMS 37 Cianjur Pererat Silaturahmi Lintas Generasi, Santuni Anak Yatim

    Reuni Akbar STM AMS 37 Cianjur Pererat Silaturahmi Lintas Generasi, Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Deni S
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Alumni STM AMS 37 Cianjur dari berbagai angkatan menggelar Reuni Akbar di halaman SMK Siliwangi Cianjur, Minggu, 1 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi santunan kepada anak yatim. Ratusan alumni lintas generasi hadir untuk melepas rindu dan memperkuat hubungan yang telah terjalin sejak masa sekolah. Alumni angkatan 1989/1990, Mang […]

  • GMNI Desak Penghentian Sementara MBG Cianjur Usai puluhan Siswa Diduga Keracunan

    GMNI Desak Penghentian Sementara MBG Cianjur Usai puluhan Siswa Diduga Keracunan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Sebanyak 36 siswa di Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, 11 September 2025. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) setempat mengecam keras kejadian berulang ini dan mendesak penghentian sementara program. Korban merupakan siswa SDN Salakawung dan SMP Budi Luhur di Desa Sarampad, […]

  • Disperkim Cianjur Intensif Rawat Taman dan Pemakaman, Jaga Fasilitas Publik Tetap Nyaman

    Disperkim Cianjur Intensif Rawat Taman dan Pemakaman, Jaga Fasilitas Publik Tetap Nyaman

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM –  Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Cianjur terus merawat fasilitas publik milik Pemerintah Kabupaten Cianjur. Upaya itu bertujuan menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. Kepala Disperkim Cianjur, Cepi Rahmat Fadiana, mengatakan perawatan dilakukan melalui UPTD Pertamanan dan Pemakaman secara rutin. Petugas memelihara taman, ruang terbuka hijau, dan area pemakaman agar tetap tertata, […]

  • Oknum Ustadz Diduga Lecehkan Puluhan Santriawati di Kota Santri

    Oknum Ustadz Diduga Lecehkan Puluhan Santriawati di Kota Santri

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan seorang oknum ustadz berinisial AMJ (45) di Kecamatan Pacet, Cianjur mencoreng citra kawasan yang dikenal sebagai kota santri.   Sang oknum diduga telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap lebih dari 20 santriawati dengan dalih pengajaran ilmu kebatinan. Menurut keterangan warga, AMJ dikenal sebagai figur yang dihormati berkat kemampuannya […]

expand_less