Kopi Nako Cianjur Gandeng Organisasi Islam, Santuni Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Jaga Etika
- account_circle Ikbal
- calendar_month 1 menit yang lalu

Gambar Redaksi : KH Drs. Umar Burhanudin, M.Pd., menyampaikan tausiah dalam kegiatan tasyakur, zikir, dan tausiah yang diikuti puluhan anak di Cianjur.
RUANGPOJOK.COM – Kopi Nako Cianjur menegaskan komitmennya menjaga lingkungan usaha tetap aman, nyaman, dan beretika.
Manajemen Kopi Nako menyampaikan komitmen tersebut melalui kolaborasi dengan organisasi Islam dan masyarakat Kabupaten Cianjur yang berlangsung di halaman Kopi Nako Cianjur, Jalan Abdullah bin Nuh, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kopi Nako menggelar tausiah, zikir, selawat, santunan anak yatim, serta peresmian spanduk Zona Nyaman dan Beretika.
Sekitar 30 anak yatim mengikuti kegiatan tersebut. Sekitar 20 masyarakat dan perwakilan organisasi turut menghadiri acara.
Manajer Kopi Nako Cianjur Rudi Saputra mengatakan, pihaknya memahami stigma negatif yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Rudi, sebagian masyarakat menganggap Kopi Nako sebagai tempat untuk melakukan aktivitas negatif.
“Menindaklanjuti isu-isu yang beredar, memang ada masyarakat yang berstigma Nako itu tempat untuk hal-hal seperti itu,” ujar Rudi.
Namun, Rudi menegaskan Kopi Nako tidak mendukung aktivitas negatif yang bertentangan dengan norma masyarakat.
“Sebetulnya kita tidak mendukung hal-hal negatif tersebut,” katanya.
Rudi mengatakan Kopi Nako hanya menjalankan kegiatan bisnis dan tidak menyediakan tempat untuk aktivitas yang tidak diinginkan.
“Kopi Nako hanya berjualan, hanya berbisnis. Tidak memberikan tempat untuk hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Ia berharap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat memperkuat hubungan Kopi Nako dengan masyarakat sekitar.
Rudi juga menyambut positif kehadiran KH Drs. Umar Burhanudin bersama organisasi Islam dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, Kopi Nako sebenarnya telah rutin menggelar kegiatan sosial dan keagamaan.
“Untuk kegiatan tadi memang sudah lama dilakukan. Mungkin selama ini tidak diekspos,” ujar Rudi.
Ia menilai keterlibatan tokoh agama dan masyarakat memberikan dampak positif bagi Kopi Nako.
- Penulis: Ikbal


