Breaking News
Beranda » Desa Kita » Banner Penolakan Dapur SPPG di Villa Ceri Dicopot Paksa, Diduga Disertai Ancaman; Warga Lapor Polisi

Banner Penolakan Dapur SPPG di Villa Ceri Dicopot Paksa, Diduga Disertai Ancaman; Warga Lapor Polisi

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Sen, 20 Apr 2026

RUANGPOJOK.COM – Banner penolakan dapur SPPG di Villa Ceri 1, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, dicopot paksa oleh sekelompok orang tak dikenal pada Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 18.38 WIB.

Aksi yang diduga disertai ancaman itu dilaporkan warga ke polisi dan kini dalam penyelidikan.

Peristiwa pencopotan banner tersebut diduga berlangsung disertai intimidasi terhadap petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Banner sebelumnya dipasang paguyuban warga sebagai pemberitahuan adanya gugatan perdata terkait aktivitas dapur SPPG di kawasan villa.

Petugas keamanan, Dadang Arismunandar (29), mengatakan sekelompok orang datang ke lokasi pada Kamis sore dan langsung menuju titik pemasangan banner.

Ia mengaku sempat berupaya mencegah, namun mendapat ancaman.

“Mereka bilang kalau kami ikut campur takut ada kejadian berdarah-darah di tempat itu,” ujar Dadang, Sabtu, 17 April 2026.

Dadang menegaskan telah meminta rombongan tersebut berkoordinasi dengan pengurus paguyuban sebelum melakukan penurunan banner. Namun, permintaan itu diabaikan.

“Saya minta mereka izin dulu ke ketua paguyuban atau ketua kawasan, tapi mereka bilang itu urusan mereka,” katanya.

Petugas keamanan lain, Agis Purnama Alam (23), menyebut salah satu orang yang diduga terlibat sudah berada di area villa sejak pukul 16.00 WIB dan menuju Blok A3, lokasi yang disebut sebagai dapur SPPG.

“Sekitar jam 18.38 WIB dia naik dan mencabut banner. Kami sempat melarang, tapi dia tetap memaksa,” ujarnya.

Menurut Agis, ancaman yang dilontarkan membuat petugas tidak melakukan tindakan fisik.

“Dia bilang kalau kami ikut campur nanti bisa terjadi pertumpahan darah,” ucapnya.

Kepala keamanan, Thomas, membenarkan adanya pergerakan sejumlah kendaraan ke dalam kompleks sebelum kejadian.

“Ada empat mobil dan satu motor dengan sekitar delapan sampai sepuluh orang yang masuk ke kawasan sekitar jam empat sore,” katanya.

Thomas mengaku telah menginstruksikan agar penurunan banner tidak diizinkan tanpa persetujuan paguyuban. Namun, tak lama kemudian ia menerima laporan banner telah dicopot secara paksa disertai ancaman.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sayang Cianjur Siapkan Strategi Hadapi UHC, Pasien Tanpa BPJS Dijamin Terlayani

    RSUD Sayang Cianjur Siapkan Strategi Hadapi UHC, Pasien Tanpa BPJS Dijamin Terlayani

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – RSUD Sayang Cianjur mulai menyiapkan langkah strategis menghadapi penerapan program Universal Health Coverage (UHC) yang dicanangkan Bupati. Rumah sakit menjamin seluruh pasien, termasuk yang belum memiliki BPJS, tetap mendapat pelayanan. Wakil Direktur Pelayanan RSUD Sayang Cianjur, dr. Yusman Faisal, mengatakan program UHC menjadi prioritas sesuai arahan bupati. “Alhamdulillah Cianjur sudah masuk prioritas UHC. […]

  • HAYAT Memberikan Solusi Internet Terbaik di Jawa Barat

    HAYAT Memberikan Solusi Internet Terbaik di Jawa Barat

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    CIANJUR – Perkembangan dunia teknologi informasi yang begitu cepat, menjadikan kebutuhan akan koneksi internet sangat tinggi di masyarakat. Seperti yang dilakukan PT Hayat Teknologi Informatika, perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi tersebut hadir untuk memenuhi kebutuhan internet bagi masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur. Perusahaan swasta ini telah mengantongi legalitas dan terdaftar di Kementerian Komunikasi […]

  • Papan Reklame Miras Muncul di Wilayah Cipanas, Bapenda Tegaskan Tak Ada Pajak Masuk

    Papan Reklame Miras Muncul di Wilayah Cipanas, Bapenda Tegaskan Tak Ada Pajak Masuk

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Papan reklame minuman keras di Cimacan, Kecamatan Cipanas, Cianjur, memicu polemik publik soal legalitas dan dugaan pajak daerah. Bapenda Cianjur memastikan tidak ada pajak iklan miras dipungut karena bertentangan dengan peraturan daerah. Kabid Penagihan Pajak Bapenda Cianjur, Samudra Wira Purnama, menegaskan tidak pernah menerima pajak reklame miras dari papan reklame miras di lokasi […]

  • Pemanggilan dan klarifikasi para saksi terhadap kasus OTT Politik Uang ASN

    Pemanggilan dan klarifikasi para saksi terhadap kasus OTT Politik Uang ASN

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2024
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Cianjur – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur, telah memanggil beberapa Saksi, terkait Kasus OTT seorang ASN, beberapa waktu lalu, saksi yang telah dipanggil diantaranya, EK istri dari OS, dan AY caleg Dapil 1 Kabupaten Cianjur. Dalam kasus OTT politik uang, dugaan untuk memenangkan Calon Legislatif (Caleg), berinisial AY Dapil 1 Kabupaten Cianjur, meliputi, Kecamatan […]

  • Kegiatan Pengawasan Pemerintah, Warga Sukamanah Curhat UHC Ke Kang Onnie 

    Kegiatan Pengawasan Pemerintah, Warga Sukamanah Curhat UHC Ke Kang Onnie 

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Anggota Onnie S Sandi, DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan sosialisasi sekaligus pengawasan pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) kepada warga Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Agrowisata Desa Sukamanah itu dihadiri unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kader Partai NasDem Cianjur. Pengawasan […]

  • Residivis Bobol Kunci Asal Bandung Berhasil Diamankan Polsek Karangtengah

    Residivis Bobol Kunci Asal Bandung Berhasil Diamankan Polsek Karangtengah

    • calendar_month Ming, 29 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cianjur.ruangpojok.com – Seorang pemuda asal Bandung, TP (31), tertangkap basah oleh warga dan sempat dihakimi massa karena diduga mencuri sepeda motor di bengkel motor pertigaan Cagak, Desa Sukamantri, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Sabtu Malam, 28 Desember 2024. Saat ini, polisi telah mengamankan pelaku, sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran. Yunus (16), […]

error: Content is protected !!
expand_less