Breaking News
Beranda » Home » 4.200 PMR Cianjur Berkumpul di Cibodas, PMI Perkuat Edukasi Kesehatan dan Donor Darah

4.200 PMR Cianjur Berkumpul di Cibodas, PMI Perkuat Edukasi Kesehatan dan Donor Darah

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya tersebut membantu PMI memenuhi sekitar 80 hingga 90 persen kebutuhan darah selama dua bulan terakhir.

PMI Cianjur membutuhkan sekitar 1.800 kantong darah setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Salah satu kebutuhan terbesar berasal dari pasien talasemia yang harus menjalani transfusi darah secara rutin.

Kang Orik menyebut PMI membutuhkan sekitar 600 kantong darah setiap bulan khusus untuk memenuhi kebutuhan pasien talasemia.

“Untuk talasemia saja kita membutuhkan sekitar 600 labu setiap bulan,” ujarnya.

Menurut Kang Orik, kebutuhan golongan darah juga berubah setiap periode sehingga PMI menghadapi tantangan yang berbeda setiap bulan.

Pada Juli hingga Agustus, PMI sempat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan darah golongan O.

Sementara itu, PMI memprediksi kebutuhan darah golongan A meningkat pada Oktober.

Karena itu, Kang Orik mengajak masyarakat membiasakan donor darah secara rutin tanpa menunggu anggota keluarga membutuhkan transfusi.

Ia juga mendorong masyarakat menggelar kegiatan donor darah secara berkala di lingkungan RT maupun komunitas.

“Jangan menunggu keluarga sakit baru kita sadar pentingnya donor darah,” katanya.

PMI berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam donor darah sehingga ketersediaan darah tetap terjaga dan kebutuhan pasien dapat terpenuhi.

  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnakertrans Cianjur Tunggu SE Resmi soal Penghapusan Batas Usia Rekrutmen

    Disnakertrans Cianjur Tunggu SE Resmi soal Penghapusan Batas Usia Rekrutmen

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Heru menjelaskan, usia produktif kerja di Indonesia umumnya 18–60 tahun, meski beberapa profesi seperti dosen bisa bekerja hingga 65 tahun. “Ini mencerminkan perbedaan antara negara berkembang dan negara maju. Harapannya, usia harapan hidup dan produktivitas kerja bisa terus meningkat,” jelasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi regulasi pusat, termasuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) tentang usia kerja. […]

  • Jalan Rusak hingga Pengangguran, Warga Sukamulya Curhat ke Bupati Cianjur di Rembug Warga

    Jalan Rusak hingga Pengangguran, Warga Sukamulya Curhat ke Bupati Cianjur di Rembug Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Dencow
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Wahyu tampak haru ketika mendengar pekerjaan ojek yang digeluti ibu dua anak yatim tersebut, serta kondisi salah satu anak yang pucat dan sering sakit. Ia memastikan pemerintah akan memberikan pendampingan kesehatan dan menjadikan anak tersebut sebagai anak asuh. “Harus diperiksa lebih lanjut karena ibunya bilang sering sakit. Kelihatan juga badannya merah-merah. Kita akan lakukan pengecekan […]

  • GMNI Kembali Desak Hentikan Sementara Program MBG usai Tragedi Keracunan Massal 

    GMNI Kembali Desak Hentikan Sementara Program MBG usai Tragedi Keracunan Massal 

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Selain itu, GMNI Cianjur juga menuding ada praktik rente dalam proyek MBG. Menurut mereka, harga ditekan sehingga kualitas makanan dikorbankan, sementara dugaan penyalahgunaan anggaran pun kuat terjadi. “Jika program rakyat dijadikan proyek politik atau ladang bisnis segelintir elite, anak-anak yang jadi korban. Kami menolak keras praktik semacam ini,” tegas Agus. Adapun GMNI Cianjur menyampaikan empat […]

  • Polri dan FKDB Tanam Benih Jagung Hybrida untuk Dukung Ketahanan Pangan

    Polri dan FKDB Tanam Benih Jagung Hybrida untuk Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 613
    • 0Komentar

    “Kolaborasi ini penting agar semua pihak mendapatkan manfaat, dan ke depannya kita tidak perlu lagi mengimpor jagung,” tambahnya. Untuk Itu, Pol Edy memastikan program berjalan dengan baik dan bebas dari penyalahgunaan, Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Kejaksaan Agung. “Melalui MOU pada April 2024, Polri membantu distribusi bibit dan alat pertanian. Jalur pengaduan juga […]

  • “Pulang ke Rumah”, Paskibra 2006 Cianjur Berkumpul Tanpa Sekat, Penuh Kehangatan

    “Pulang ke Rumah”, Paskibra 2006 Cianjur Berkumpul Tanpa Sekat, Penuh Kehangatan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Menurut Regi, pengalaman tersebut menjadi ikatan yang tidak mudah hilang meski para alumni telah menempuh kehidupan masing-masing. “Waktu boleh membawa kita ke jalan yang berbeda. Tetapi kenangan dan persaudaraan tetap punya jalan untuk mempertemukan kita kembali,” tuturnya. Ia berharap silaturahmi alumni Paskibra 2006 tidak berhenti pada pertemuan tersebut. Regi ingin para alumni terus saling mendukung, […]

  • Cianjur Krisis 15 Dokter Spesialis, RSUD Terpaksa Rekrut Mandiri

    Cianjur Krisis 15 Dokter Spesialis, RSUD Terpaksa Rekrut Mandiri

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    “Kesulitan merekrut dokter spesialis membuat kami meminta direktur RSUD BLUD melakukan perekrutan mandiri agar layanan kesehatan tetap optimal,” katanya. Cianjur termasuk daerah dengan tantangan kesehatan serius, terutama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih berada di tiga terbawah se-Jawa Barat. Dinkes berharap kekurangan tenaga medis ini terpenuhi pada 2025 agar pelayanan di semua RSUD […]

expand_less