Breaking News
Beranda » Desa Kita » Sembilan Bulan Beroperasi Tanpa Dokumen SPPL, SPPG Mekargalih Akui IPAL Bermasalah

Sembilan Bulan Beroperasi Tanpa Dokumen SPPL, SPPG Mekargalih Akui IPAL Bermasalah

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUANGPOJOK.COM – Setelah sembilan bulan beroperasi, SPPG Mekargalih 4, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mengakui sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang digunakan masih bermasalah.

Pengakuan itu disampaikan PIC Dapur SPPG Mekargalih 4, Hesti, setelah Satgas Citarum Harum Sektor 6 menemukan dugaan aliran limbah menuju Sungai Cibogo, Rabu, 16 September 2026.

Satgas juga menemukan kondisi air berbau menyengat. Pengukuran awal di lokasi menunjukkan pH air berada di bawah 4.

Hesti mengatakan SPPG Mekargalih 4 awalnya menggunakan sistem IPAL sederhana karena dapur tersebut dibangun sebagai bagian dari program percepatan.

“Awalnya dapur ini memang dapur percepatan program. Karena keterbatasan sarana dan lahan, sistem IPAL yang digunakan masih sederhana,” kata Hesti.

Pengelola kemudian menggunakan IPAL biotank. Namun, sistem tersebut belum bekerja maksimal dalam mengolah limbah.

“Biotank kita juga masih mungkin belum maksimal kerjanya,” ujarnya.

Pengelola, kata Hesti, telah menghubungi vendor untuk melakukan pemeriksaan. Namun, vendor yang berasal dari Bandung itu hingga kini belum datang ke lokasi.

Persoalan juga ditemukan pada bagian pipa IPAL. Hesti menyebut pipa tersebut terlepas saat proses pembersihan.

“Pipa itu kemungkinan terinjak atau tersenggol saat pembersihan. Jadi bukan sengaja,” katanya.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less