Rumah Lapuk Beratap Bocor, Potret Kemiskinan Keluarga Buruh Perkebunan di Campaka Cianjur
- account_circle Ikbal
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Istimewa : Rumah lapuk, atap bocor, dan dinding bambu yang dimakan usia menjadi saksi perjuangan keluarga Ade Suhendra (45).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga itu juga kesulitan membeli pakaian sekolah.
Karena itu, mereka mengandalkan bantuan warga dan pihak sekolah berupa pakaian bekas agar anaknya tetap bisa bersekolah.
Terkait bantuan sosial, Wandi mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah keluarga Ade juga menerima bantuan lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Adapun terkait bantuan perbaikan rumah, keluarga Ade pernah diusulkan menerima program Rutilahu sekitar lima tahun lalu.
Namun, bantuan tersebut belum terealisasi karena keluarga itu tidak mampu menanggung biaya tambahan renovasi.
Menurut Wandi, bantuan yang ditawarkan saat itu mencapai Rp17 juta. Rinciannya berupa material bangunan senilai Rp10 juta dan uang tunai Rp7 juta.
Bagi keluarga dengan penghasilan Rp45.000 sehari, biaya tambahan untuk menyelesaikan renovasi tentu menjadi beban berat.
Akibatnya, bantuan yang diharapkan menjadi jalan keluar sulit dimanfaatkan karena penerima masih harus menanggung kekurangan biaya.
“Pihak desa sudah pernah mengusulkan bantuan Rutilahu. Namun, bantuan pemerintah tidak menanggung seluruh biaya, sehingga keluarga itu harus menambah kekurangannya sendiri,” ujar Wandi.
Karena itu, Wandi berharap pemerintah desa dan pemerintah daerah kembali memperhatikan kondisi keluarga Ade.
Ia berharap bantuan perbaikan rumah dapat direalisasikan tanpa membebani keluarga dengan biaya tambahan di luar kemampuan mereka.
Kondisi keluarga Ade menunjukkan pentingnya penyaluran bantuan yang sesuai dengan kebutuhan warga miskin.
Dengan demikian, program pemerintah diharapkan dapat menjangkau keluarga seperti Ade agar mereka berkesempatan hidup layak serta menempati hunian yang aman dan nyaman.
- Penulis: Ikbal





Saat ini belum ada komentar