Breaking News
Beranda » Desa Kita » Petani Segel Proyek JIAT di Cianjur, Klaim Rugi Ratusan Juta dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Petani Segel Proyek JIAT di Cianjur, Klaim Rugi Ratusan Juta dan Siap Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Sen, 29 Jun 2026

RUANGPOJOK.COM – Sejumlah petani menyegel bangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Mereka memprotes proyek yang rampung pada 2025, tetapi hingga kini belum beroperasi.

Polemik serupa juga terjadi pada proyek JIAT di Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang.

Kedua proyek yang bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) itu dinilai belum memberi manfaat bagi petani.

Selain mempersoalkan bangunan yang belum difungsikan, salah satu ketua kelompok tani mengaku menjadi korban dugaan penipuan dalam pengadaan pelaksanaan proyek.

Mereka mengklaim telah mengeluarkan dana ratusan juta rupiah untuk penyediaan material dari pengusaha bangunan setempat sebagai dana talang subkontraktor, tetapi pembayaran belum diterima sepenuhnya.

Ketua Kelompok Tani, Sarana tunggal, mengatakan persoalan bermula pada 2025 sebelum proyek JIAT dilaksanakan.

Saat itu, seorang kepala desa di Kecamatan Kebonpedes, Kota Sukabumi, datang menawarkan kerja sama.

Menurut Sarana, kepala desa tersebut mengaku sebagai subkontraktor proyek JIAT yang dikerjakan melalui BBWS.

Ia menyebut subkontraktor itu mengaku kekurangan modal untuk menjalankan proyek dan akhirnya meminjam modal kepadanya.

“Beliau mengaku tidak memiliki modal untuk menjalankan proyek. Karena lokasinya berada di wilayah kami dan manfaatnya untuk petani, akhirnya kami membantu,” kata Sarana kepada wartawan, Senin, 29 Juni 2026.

Ketua kelompok tani Sarana dan Dano Suparno kemudian menyediakan berbagai material, mulai dari semen, besi, pasir hingga bata merah. Sementara pelaksana proyek mengerjakan pembangunan fisik.

Sarana mengatakan nilai satu titik proyek mencapai sekitar Rp750 juta. Adapun material yang disediakan oleh dirinya dan Dano Suparno bernilai sekitar Rp565 juta.

“Kami membantu karena ingin proyek ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Namun, setelah pembangunan selesai, pembayaran yang dijanjikan tak kunjung diterima.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pabrik Desa Sukamaju Diduga Melanggar Aturan, Ini Penjelasan PUPR Cianjur

    Proyek Pabrik Desa Sukamaju Diduga Melanggar Aturan, Ini Penjelasan PUPR Cianjur

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Dugaan pelanggaran dalam proyek pembangunan pabrik di Kampung Paseh, Desa Sukamaju, Kabupaten Cianjur, menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Bambang Sudrajat, bersama Kepala Bidang Bina Konstruksi dan Teknik, Arif Kurniawan, menanggapi hasil tinjauan tim RuangPojok.com yang mendokumentasikan kondisi terkini di lokasi proyek pabrik. Dalam […]

  • Darurat Geng Motor, Pemuda Tewas Dibacok di Agrabinta, Dua Pelaku Buron Lainnya Ditangkap

    Darurat Geng Motor, Pemuda Tewas Dibacok di Agrabinta, Dua Pelaku Buron Lainnya Ditangkap

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Seorang pemuda bernama Paisal Hako tewas dianiaya kelompok geng motor di Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Sabtu malam, 13 September 2025. Polisi menangkap dua pelaku, sementara dua lainnya masih buron. Kasat Reskrim Polres Cianjur, Komisaris Nova Bhayangkara, mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalur Lintas Selatan, Kampung Gelaranyar, Desa Mekarsari. Saat itu korban bersama rekannya hendak membeli […]

  • Cianjur Selatan Unggul dalam Realisasi Pembayaran PBB 2024

    Cianjur Selatan Unggul dalam Realisasi Pembayaran PBB 2024

    • calendar_month Ming, 15 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cianjur.ruangpojok.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat Kecamatan Pasirkuda menjadi yang tertinggi dalam realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2024 dengan capaian 99,96% atau setara Rp199.600.138. Selain Pasirkuda, Kecamatan Campaka Mulya mencatat realisasi 99,16%, diikuti Naringgul (94,74%), Pagelaran (91,45%), dan Tanggeung (82,23%). Prestasi ini menempatkan Cianjur Selatan sebagai wilayah unggul, dengan lima kecamatannya […]

  • Membangun Kepemimpinan Kader HMI Bermartabat di Era Bonus Demografi dan Society 5.0

    Membangun Kepemimpinan Kader HMI Bermartabat di Era Bonus Demografi dan Society 5.0

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Bonus demografi dan era Society 5.0 menuntut generasi muda memiliki kepemimpinan kuat, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memegang peran penting membentuk kader intelektual yang mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan teknologi. Kaderisasi HMI tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Proses itu harus melahirkan pemimpin berkarakter, visioner, dan berpihak […]

  • Satpol PP Ultimatum PKL Bomero, Angkat Kaki atau Ditertibkan 5 November

    Satpol PP Ultimatum PKL Bomero, Angkat Kaki atau Ditertibkan 5 November

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur mengultimatum para pedagang kaki lima (PKL) yang masih bertahan di kawasan Bomero Citywalk. Setelah dua kali diberi peringatan, mereka wajib angkat kaki paling lambat 5 November 2025, sebelum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun menertibkan secara paksa. Kepala Satpol PP dan Damkar Cianjur, Djoko Purnomo, menegaskan surat peringatan kedua […]

  • Jembatan Penghubung Desa di Sukaluyu Terancam Ambruk Pasca Banjir

    Jembatan Penghubung Desa di Sukaluyu Terancam Ambruk Pasca Banjir

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Banjir yang melanda Cianjur pada Sabtu, 24 April 2025, mengancam keberadaan jembatan penghubung di Desa Tanjungsari dan Babakansari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Jembatan utama di Kampung Sukamanah, RT 04/04, menunjukkan kerusakan parah setelah pondasinya tergerus derasnya arus banjir. Warga sekitar kini diliputi kecemasan karena khawatir jembatan tersebut bisa ambruk kapan saja. Kasi Kesra […]

expand_less