Breaking News
Beranda » Desa Kita » Perbup Belum Rampung, DPMD Pastikan Pilkades Digital Cianjur Digelar Oktober 2026

Perbup Belum Rampung, DPMD Pastikan Pilkades Digital Cianjur Digelar Oktober 2026

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 2 jam yang lalu

Pemerintah menargetkan penetapan DPT selesai pada awal Oktober 2026. DPT akan dipublikasikan sekitar dua pekan sebelum hari pemungutan suara.

Desa juga akan membagikan undangan memilih kepada masyarakat pada periode tersebut. Warga diminta memastikan namanya tercantum dalam DPT sebelum hari pencoblosan.

Pilkades digital tidak menyediakan DPT tambahan maupun pemilih susulan. Warga yang tidak tercantum dalam DPT tidak dapat memilih hanya dengan menunjukkan KTP.

Pendaftaran bakal calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada awal September selama sekitar sembilan hari kalender. Panitia desa akan mendapat pembekalan sebelum membuka pendaftaran.

Bakal calon harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya berkelakuan baik, bebas narkoba, minimal lulusan SMP atau sederajat, serta berusia sedikitnya 25 tahun.

Kepala desa petahana juga harus memenuhi ketentuan mengenai batas masa jabatan. Perangkat desa yang mencalonkan diri wajib mengajukan cuti.

Perangkat desa harus mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon resmi. Ketentuan serupa berlaku bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

PNS tetap dapat mencalonkan diri melalui mekanisme cuti di luar tanggungan negara. Jika terpilih, status kepegawaiannya sebagai PNS tetap melekat.

Namun, pemerintah tidak membayarkan tunjangan dan tunjangan kinerja selama PNS tersebut menjabat sebagai kepala desa sesuai ketentuan.

“Seluruh berkas administrasi akan diverifikasi dan divalidasi oleh panitia tingkat desa,” jelas Dendi.

Dendi mengatakan 47 desa tersebut memiliki sekitar 190.000 hingga 200.000 pemilih. Jumlah tersebut lebih besar dibanding cakupan Pilkades dengan sistem konvensional.

“Dengan anggaran konvensional sebelumnya kita hanya mampu meng-cover 30 desa. Dengan sistem digital kita bisa meng-cover 47 desa,” ungkapnya.

Pemerintah mengalokasikan Rp30 juta untuk operasional panitia di setiap desa. DPMD akan memenuhi kebutuhan peralatan dan kesekretariatan melalui anggaran tersendiri.

Jumlah pemilih setiap desa bervariasi. Desa Ciranjang memiliki sekitar 14.000 hingga 16.000 pemilih, sedangkan Desa Cikadu atau Sukamana sekitar 1.200 pemilih.

Rata-rata desa memiliki 5.000 hingga 6.000 pemilih. Sistem digital juga ditargetkan mempercepat proses pemungutan suara.

Setiap pemilih diperkirakan membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk menyelesaikan proses pemilihan. Sistem tersebut juga diharapkan mengurangi kesalahan yang menyebabkan suara tidak sah.

Selain menekan biaya, pemerintah menilai digitalisasi Pilkades dapat membuat proses pemungutan suara lebih cepat, praktis, dan terukur.

  • Penulis: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumitnya Pendaftaran BPJS, Pemkab Cianjur Tingkatkan Peserta Demi UHC

    Rumitnya Pendaftaran BPJS, Pemkab Cianjur Tingkatkan Peserta Demi UHC

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bupati Wahyu juga menyoroti rendahnya pemahaman masyarakat tentang cara mendapatkan BPJS gratis, terutama bagi warga tidak mampu. Untuk mempermudah pendaftaran, Pemkab Cianjur akan menyediakan gerai pelayanan khusus di fasilitas kesehatan, seperti Disdukcapil dan BPJS. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, Yusman Faizal, menyampaikan bahwa kuota BPJS gratis akan ditingkatkan untuk memenuhi target UHC. Saat ini, jumlah […]

  • Kejaksaan Luncurkan Aplikasi “Jaga Dapur”, Perkuat Pengawasan Program MBG Berbasis Laporan Masyarakat

    Kejaksaan Luncurkan Aplikasi “Jaga Dapur”, Perkuat Pengawasan Program MBG Berbasis Laporan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Angga menambahkan sekolah berwenang menguji kelayakan makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Sekolah juga dapat menolak makanan yang tidak memenuhi standar atau kesepakatan kerja sama dengan SPPG. Namun, Kejari masih menemukan kelemahan administrasi dan legalitas penyedia dapur, seperti perizinan belum lengkap, sertifikasi higiene sanitasi, serta pengelolaan limbah (IPAL). Kondisi tersebut berpotensi memicu persoalan hukum. “Kami memberi […]

  • Polres Cianjur Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, Tiga Pelaku Ditangkap

    Polres Cianjur Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, Tiga Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Kami juga menyita beberapa ponsel dan satu unit sepeda motor yang mereka gunakan untuk bertransaksi,” tambahnya. Menurut AKP Septian, para tersangka menggunakan modus menyembunyikan tembakau sintetis di tempat tak terduga, seperti dalam kemasan makanan ringan dan di bawah wastafel. Mereka juga memanfaatkan media sosial untuk transaksi narkoba. “Para tersangka cukup lihai dalam menyembunyikan barang bukti […]

  • AKBP Benny Cahyadi Resmi Pimpin Polres Sukabumi, Siap Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas

    AKBP Benny Cahyadi Resmi Pimpin Polres Sukabumi, Siap Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. “Kami ingin memperkuat sinergi dalam melayani, melindungi, mengayomi masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional,” ucapnya. Sementara itu, AKBP Samian mengaku bersyukur dapat menyelesaikan masa tugas hampir dua tahun di Kabupaten Sukabumi dengan situasi keamanan yang tetap kondusif. Ia menilai keberhasilan […]

  • Kunjungi Ponpes Al Kautsar, Kang Onnie Serap Aspirasi Masyarakat Pesantren 

    Kunjungi Ponpes Al Kautsar, Kang Onnie Serap Aspirasi Masyarakat Pesantren 

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Kang Onnie berharap pesantren di Cianjur dapat membangun kolaborasi jangka panjang dengan Partai NasDem. Menurutnya, kehadiran ulama di parlemen penting untuk memberikan warna dalam perumusan kebijakan. “NasDem sudah memiliki warna pesantren. Ke depan, akan lebih baik jika sahabat-sahabat ulama duduk di parlemen, baik di DPRD, provinsi, maupun DPR RI,” ujarnya. Terkait tidak adanya dana hibah […]

  • Miris, Nenek 115 Tahun Tinggal Puluhan Tahun di Gubuk di Atas Tumpukan Sampah

    Miris, Nenek 115 Tahun Tinggal Puluhan Tahun di Gubuk di Atas Tumpukan Sampah

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Kami sehari-hari makan kangkung. Kadang ada bantuan dari warga juga. Kalau penghasilan dari sampah kurang dari Rp20.000, ya kadang nggak cukup,” tuturnya dengan nada lirih. Ketika ditanya tentang dokumen identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga, Eti mengungkapkan bahwa dokumen-dokumen tersebut disimpan oleh anaknya. “Saya punya anak, tapi kondisinya juga tidak mampu. Jadi, saya memilih tinggal […]

expand_less