Penertiban Ala Preman? Sapma PP Cianjur Nilai Satpol PP Tak Manusiawi di Bomero
- account_circle Ikbal
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

PLT Ketua Sapma Pemuda Pancasila Cianjur, Irvan Ardi Maulana
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kalau masalahnya PKL, selesaikan dengan kepala dingin, bukan dengan pukulan. Pemerintah itu harus hadir memberi solusi, bukan menambah luka,” tegasnya.
Sapma PP juga menyoroti rencana penataan kawasan Bojongmeron yang disebut belum melalui kajian matang.
Mereka menilai kebijakan itu terkesan terburu-buru dan berpotensi menambah beban sosial warga kecil.
“Penataan itu bagus, tapi jangan asal gusur. Harus ada perencanaan, kajian tata ruang, dan analisis dampak ekonomi warga. Jangan sampai rakyat kecil yang jadi korban kebijakan,” tambahnya.
Sebagai bentuk solidaritas, Sapma Pemuda Pancasila siap membuka ruang advokasi bagi mahasiswa dan pedagang yang menjadi korban dalam insiden Bomero.
“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas. Keadilan harus berdiri tegak, bukan dibungkam oleh kekuasaan,” pungkas Irvan.
- Penulis: Ikbal






Saat ini belum ada komentar