Pasca Audiensi, Bupati dan DPRD Cianjur Diserang Mosi Tidak Percaya Dari Mahasiswa
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 3 Sep 2025

Foto Redaksi : Aliansi mahasiswa Cipayung Plus Cianjur menyatakan mosi tidak percaya.
“Ironisnya, di Cianjur hari ini data masih sulit diakses, mahal, dan terkesan dimonopoli. Padahal rakyat butuh pemerintah yang benar-benar mengerti penderitaan masyarakat,” ujarnya.
Audiensi yang dijadwalkan pukul 11.00 WIB itu baru dimulai setelah Bupati dan Wakil Bupati hadir dengan permintaan maaf.
Keterlambatan tersebut, menurut Bupati, terjadi karena ia harus menemui alim ulama dan sesepuh Cianjur.

Menanggapi kritik, Bupati Wahyu Ferdian mengatakan pihaknya telah berupaya menjawab masukan mahasiswa.
“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan jawaban dan pekerjaan terbaik bagi masyarakat Cianjur,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, menyebut audiensi ini menjadi bahan evaluasi.
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan mahasiswa menjadi atensi bupati, dan kita juga ikut mengoreksi diri,” ujar Metty.
Penutup: Aliansi Cipayung Plus menegaskan sikap kritis mereka tidak berhenti di forum audiensi ini.
- Penulis: Admin


