Gubernur Jabar Minta Kerusakan Proyek JIAT BBWS Agrabinta Segera Diperbaiki, Petani Jangan Dirugikan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 0 menit yang lalu

Gambar Redaksi : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
RUANGPOJOK.COM – Gubernur Jawa Barat meminta kerusakan proyek Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, segera diperbaiki.
Ia menegaskan perbaikan tidak boleh ditunda agar aktivitas pertanian tetap berjalan pada musim kemarau.
Pernyataan itu disampaikan Dedi Mulyadi saat menanggapi proyek JIAT milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang mengalami kerusakan sebelum diserahterimakan kepada kelompok tani.
Gubernur menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Cianjur ke-349 di Gedung DPRD Cianjur, Minggu, 12 Juli 2026.
“Ya kerusakan-kerusakan harus diperbaiki. Nanti Pak Bupati lakukan identifikasi. Tidak boleh ada pertanian yang terganggu,” kata Dedi Mulyadi.
Proyek JIAT merupakan program BBWS yang bertujuan menyediakan sumber air irigasi melalui pemanfaatan air tanah.
Infrastruktur itu dibangun untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama saat musim kemarau.
Namun, proyek JIAT di Desa Mekarsari menjadi sorotan setelah sejumlah bangunan dilaporkan rusak meski belum diserahterimakan kepada kelompok tani. Kondisi itu membuat jaringan irigasi belum dapat dimanfaatkan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan nilai proyek JIAT tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Saat pelaksanaan pembangunan, proyek itu juga diduga tidak memasang papan informasi.
- Penulis: Ikbal

