Hari Santri Bukan Sekadar Seremoni, Ade Ridwan Tabroni: Tonggak Kebangkitan Bangsa
- account_circle Zayu
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ruangpojok.com) Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) harus menjadi momentum kebangkitan santri untuk mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa, bukan sekadar seremoni tahunan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ade menilai santri masa kini perlu meneruskan semangat perjuangan para ulama dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia mengajak para santri mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif, terutama kegiatan keagamaan, serta menjaga kehidupan masyarakat agar tetap aman, tenteram, dan damai.
“Kita patut berterima kasih kepada Mbah KH Hasyim Asy’ari dan Mbah KH Said Aqil Siradj yang dengan jasa beliau akhirnya lahir Hari Santri Nasional,” ucapnya.
Ade juga berharap pemerintah pusat dan daerah terus mendukung perkembangan pesantren serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi para santri untuk berkontribusi dalam berbagai bidang.
Ia mencontohkan keberadaan jalur penerimaan tertentu bagi penghafal Al-Qur’an di institusi seperti TNI dan Polri, serta pembentukan Direktorat Pesantren di Kementerian Agama sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan pesantren.
“Kita apresiasi pemerintah atas pengakuannya terhadap santri. Misalnya ada jalur masuk TNI, Polri lewat jalur tahfidz. Itu bentuk pengakuan. Di Kemenag ada Direktorat Pesantren khusus. Itu bukti kepedulian pemerintah karena terbukti perjuangan Indonesia muncul dari pesantren,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan memperingati Hari Santri Nasional pada Kamis, 22 Oktober 2026. Pemerintah kabupaten menjadwalkan apel tingkat kabupaten di Lapangan Korpri, Kecamatan Cisaat.
Sementara itu, setiap kecamatan akan menggelar peringatan di wilayah masing-masing. Khusus Kecamatan Palabuhanratu, panitia menjadwalkan puncak peringatan Hari Santri pada Sabtu, 24 Oktober 2026.(tfk)





Saat ini belum ada komentar