GMNI Cianjur Kritik Porsi MBG di SDN Tanjung Harapan
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sen, 26 Jan 2026

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
RUANGPOJOK.COM – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cianjur menyoroti berbagai persoalan dalam penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur setelah orang tua siswa SDN Tanjung Harapan melayangkan protes beberapa waktu lalu.
Dapur SPPG Sugih 2 di Babakankaret menyalurkan paket MBG yang diduga hanya berisi jeruk, roti, dan susu 125 mililiter.
Porsi tersebut dinilai GMNI Cianjur tidak sebanding dengan anggaran yang pemerintah alokasikan untuk setiap siswa.
Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cianjur, Agus Rama Tunggara, menegaskan bahwa penyedia makanan MBG wajib mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang pemerintah tetapkan.
“Penyedia harus menyesuaikan paket makanan dengan juknis. Porsi juga harus setara dengan anggaran yang pemerintah keluarkan. Jangan berdalih kekurangan lalu menjanjikan perbaikan pada minggu berikutnya,” ujar Agus, Senin, 26 Januari 2026.
- Penulis: Ikbal


