Dua Labu Siam Seharga Nyawa, Keluarga Ungkap Derita Korban Warga Talaga
- account_circle Ikbal
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar istimewa: Unit Reskrim Polsek Cugenang membawa jenazah korban penganiayaan akibat dituduh mencuri labu siam untuk diautopsi.
Cucum mengaku sempat melihat langsung penganiayaan tersebut dan berusaha melerai. Namun ia tidak bisa berbuat banyak karena takut mendapat intimidasi dari terduga pelaku.
“Saya coba melerai, tapi pelaku membabi buta menganiaya korban. Saya tidak bisa membantu secara langsung karena takut diintimidasi,” ujarnya.
Setelah kejadian, kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.
Keluarga menyebut korban selama ini hidup dalam keterbatasan dan kerap kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Korban meninggalkan dua orang anak yang telah dewasa, namun kondisi ekonomi keluarga juga lemah. Keluarga kini kebingungan untuk membiayai pemakaman.
“Kami ingin ada keadilan bagi korban. Ini sudah penganiayaan sampai menyebabkan meninggal dunia. Untuk biaya pemakaman pun kami kesulitan,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal


