Datang Bawa Isu Pelayanan, Pulang Bawa Klaim Intimidasi
- account_circle Zayu
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ilustrasi Gemini AI) Konten kreator asal Kampung Cipamutih, Desa Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Muhammad Ridwan, mengaku mendapat tekanan dan perlakuan tidak menyenangkan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ridwan juga mengaku sempat mendapat larangan memegang atau menggunakan telepon genggamnya untuk merekam. Ia mempersoalkan perlakuan tersebut karena menilai orang lain di lokasi yang sama masih diperbolehkan merekam.
Menurutnya, aturan seharusnya berlaku sama bagi setiap orang. Ia pun mengaitkan persoalan tersebut dengan prinsip keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pengakuan Ridwan itu muncul setelah polemik kedatangannya ke RSUD Sayang untuk mempertanyakan pelaksanaan program pelayanan kesehatan gratis kelas III bagi masyarakat.
Sebelumnya, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa pelayanan program tersebut telah berjalan. Namun, rumah sakit menyebut pasien tetap perlu memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku.(red)
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar