Banner Penolakan Dapur SPPG di Villa Ceri Dicopot Paksa, Diduga Disertai Ancaman; Warga Lapor Polisi
- account_circle Ikbal
- calendar_month Senin, 20 Apr 2026
- print Cetak

Caption Gambar: Gambar Istimewa: Petugas kepolisian mendatangi lokasi pencopotan banner disertai dugaan ancaman di Villa Ceri Cipanas.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karena tidak mendapat tanggapan, paguyuban kemudian mengajukan gugatan perdata ke pengadilan.
Kuasa hukum paguyuban, Ronald Tampenawas, SH, menilai tindakan pencopotan banner berpotensi mengandung unsur pidana.
“Kami menilai ini perbuatan pidana karena ada unsur kekerasan dan ancaman, baik terhadap orang maupun barang,” katanya.
Ia menegaskan isi banner hanya berupa pemberitahuan adanya perkara perdata, bukan provokasi.
“Spanduk itu hanya berisi informasi bahwa sedang berlangsung perkara perdata, tidak ada unsur provokatif,” jelasnya.
Ronald juga menyebut para pihak telah menjalani sidang dan akan melanjutkan proses mediasi pada 21 April mendatang.
Meski demikian, ia menyayangkan insiden yang terjadi setelah proses persidangan.
Identitas pelaku hingga kini belum diketahui dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan.
Paguyuban warga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cianjur. Polisi pun telah melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim Inafis.
“Pagi ini pihak kepolisian sudah datang ke lokasi untuk mendata kejadian sesuai peristiwa semalam,” kata Thomas.
- Penulis: Ikbal













































