Aksi Jilid V Menyoal Program MBG, GMNI Cianjur Tolak Bujuk Rayu DPRD
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- print Cetak

Foto redaksi : Pembakaran ban pada aksi jilid V GMNI Cianjur menyoal program MBG.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua DPC GMNI Cianjur, Agus Rama Tunggaraga, menilai ketidakhadiran pejabat dan wakil rakyat sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi publik.
“Empat kali kami turun tidak dihiraukan, dan hari ini pun mereka kembali tidak hadir! Kami tidak mau lagi diajak bicara di ruang tertutup. Publik harus tahu bahwa pemerintah telah gagal melindungi rakyatnya sendiri,” kata Agus dalam orasi.
GMNI menilai absennya pemerintah dan DPRD menjadi bukti hilangnya tanggung jawab moral serta politik Pemkab terhadap keselamatan siswa yang menjadi korban program MBG.
Mereka menegaskan empat tuntutan utama yakni penghentian sementara program MBG hingga ada jaminan keamanan pangan, audit menyeluruh terhadap vendor penyedia, pemulihan bagi korban, serta transparansi data pelaksanaan program.
Menurut Agus, pihak DPRD sempat menawarkan pertemuan tertutup untuk membahas persoalan tersebut. Namun, GMNI menolak karena dinilai tidak transparan.
- Penulis: Admin













































