Sekolah Swasta di Cianjur Tetap Punya Ruang di SPMB 2026
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Sekolah swasta di Kabupaten Cianjur masih memiliki peluang menjaring murid dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur memastikan tidak ada perlakuan berbeda antara sekolah negeri dan swasta dalam sistem penerimaan tersebut.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ipan Sopandi, mengatakan sekolah swasta sudah terakomodasi dalam aplikasi SPMB.
Menurut dia, calon murid bersama orangtua dapat menentukan pilihan sekolah berdasarkan kebutuhan dan keinginan mereka.
“Pada saat pelaksanaan penerimaan murid baru, kedudukan negeri dan swasta disamakan,” kata Ipan, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurut Ipan, sekolah swasta dapat menjadi pilihan bagi calon murid yang belum memperoleh tempat di sekolah negeri.
Selain melalui aplikasi, sekolah swasta juga masih memiliki waktu untuk menjaring murid hingga 31 Agustus 2026. Setelah itu, data pendidikan akan dikunci pemerintah pusat melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Ipan meminta sekolah swasta memanfaatkan waktu tersebut untuk menjangkau anak-anak yang belum melanjutkan pendidikan.
“Sekolah swasta kalau kekurangan siswa diperkenankan untuk mencari siswa, terus mendata siswa yang memang belum sekolah dan bisa melanjutkan ke sekolah swasta tersebut,” ujarnya.
Meski memberikan ruang bagi sekolah swasta, Disdikpora tidak akan melakukan intervensi terhadap pilihan orangtua dan calon murid.
Pilihan sekolah, kata Ipan, merupakan keputusan keluarga. Karena itu, sekolah swasta perlu memiliki strategi sendiri agar masyarakat tertarik.
“Sekolah swasta harus benar-benar membuat suatu inovasi dan suatu simpati publik untuk mencari siswa terkait kekurangan siswa yang ada di sekolah,” katanya.
Persaingan mendapatkan murid juga berkaitan dengan kemampuan sekolah menawarkan layanan pendidikan yang menarik bagi masyarakat.
Di luar persoalan penerimaan murid, Disdikpora menyatakan sekolah swasta tetap dapat mengakses perhatian pemerintah dalam pembangunan fasilitas pendidikan.
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar