Efek Dolar Naik Bukan Jadi Kabar Baik, UMKM Pengrajin Joran Cianjur Malah Makin Tercekik
- account_circle Ikbal
- calendar_month 6 jam yang lalu

Gambar Istimewa : UMKM Pengrajin Joran di Haurwangi terdampak kenaikan dolar.
RUANGPOJOK.COM – Saat pemerintah pusat terus meyakinkan publik bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah penguatan dolar AS terhadap rupiah, dampak kenaikan kurs mulai terasa hingga ke pelosok desa.
Di Kabupaten Cianjur, pelaku UMKM pengrajin joran pancing kini harus menghadapi lonjakan harga bahan baku yang menggerus keuntungan usaha mereka.
Kenaikan nilai dolar yang mendorong mahalnya bahan baku impor membuat biaya produksi berbagai sektor usaha meningkat.
Kondisi tersebut kini dirasakan pengrajin joran pancing di Kampung Pasirgombong, RT 01/RW 04, Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi.
Pengrajin joran pancing, Pendi Supendi, mengatakan harga serat fiber, bahan kimia cair, plastik, dan berbagai komponen pendukung terus mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
“Kenaikan harga bahan baku membuat biaya produksi semakin besar. Proses pembuatan joran juga cukup panjang karena membutuhkan ketelitian sejak bahan masih berupa serat fiber,” kata Pendi, Sabtu, 6 Juni 2026.
Pendi menjelaskan, produknya dipasarkan melalui penjualan daring dan distribusi langsung ke berbagai daerah di Indonesia. Sebagian hasil produksi bahkan telah menembus pasar ekspor.
Namun, kenaikan biaya produksi membuat margin keuntungan terus menyusut. Kondisi tersebut memaksa pelaku usaha lebih berhati-hati mengatur pengeluaran agar usaha tetap berjalan.
- Penulis: Ikbal

