Warga Kota di Cianjur Hidup di Gubuk Reyot, tak Dapat Bansos Sampai BPJS Kesehatan
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 10 Okt 2025

Foto Redaksi : Kondisi dalam rumah pa oding.
Harapannya sederhana,agar pemerintah peka terhadap warga tidak mampu di wilayahnya.
“Kita kan sama-sama warga Indonesia, warga Cianjur juga. Sudah seharusnya mereka mendapatkan kesejahteraan yang sama,” harap Yen.

Menanggapi hal ini, Kasi Kesra Kelurahan Sawahgede, Ade Sunandi, mengaku baru mengetahui persoalan tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan mengecek data kependudukan dan kelayakan bantuan untuk Pa Oding.
“Tadi saya WA di Group WA semua pihak. Kami akan tunggu ke kelurahan agar ada solusi,” kata Ade, saat dihubungi via selular, Rabu, 8 Oktober 2025.
Ade mengaku terkejut masih ada warga yang tinggal dalam kondisi tidak layak di tengah kota.Sebagai langkah awal, kelurahan akan menyusun proposal untuk diajukan ke pemerintah daerah.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemda dan jangka pendeknya ke BAZNAS,” tegasnya.
Namun, harapan bantuan segera mungkin harus tertunda lama. Sebab, Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Disperkim Cianjur, Muri Ramdani, menyatakan bantuan perbaikan rumah (Rutilahu) baru bisa diajukan untuk tahun 2026.
Proses bantuan mendapatkan programm infrastruktur seperri rutilahu pun masih panjang.
“Paling nanti pihak desa bikin proposalnya dengan komplit dan nanti kirim ke kami. Baru setelah itu bisa diupayakan terealisasi sekitar tahun 2026,” pungkas Muri.
- Penulis: Admin


