Ultimatum Transparansi Dana Desa, Warga Wangunjaya Ancam Kepung Kantor Bupati Cianjur
- account_circle Najib
- calendar_month Sel, 6 Jan 2026

Gambar Istimewa : GMWM bersama Kades Wangunjaya dan Camat Cugenang didampingi Inspektorat Cianjur duduk bersama di kantor Inspektorat Cianjur.
“Kami minta kepala desa tidak berpihak antara yang pro dan kontra. Kami menilai ada keberpihakan, termasuk saat terjadi pengeroyokan terhadap warga tanpa upaya penyelesaian,” ujarnya.
GMWM kemudian mengeluarkan ultimatum resmi kepada Pemerintah Desa Wangunjaya akan menggelar demo besar ke pendopo jika tuntutan tidak dipenuhi.
“Kami beri waktu 14 hari kerja setelah surat dilayangkan. Jika tidak ada respons memuaskan, kami siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran ke kantor Bupati Cianjur,” kata Ari.
Ia mengungkapkan, laporan dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana desa tersebut telah disampaikan sejak Agustus 2025, namun belum membuahkan hasil konkret.
Sementara itu, Kepala Desa Wangunjaya, Misbahudin, menyatakan audiensi berjalan kondusif dan berharap ada jalan keluar terbaik.
“Alhamdulillah audiensi berjalan lancar. Mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk kemajuan Desa Wangunjaya,” ujarnya singkat, tanpa merinci sikap atas tuntutan warga.
Audiensi tersebut hanya menghasilkan nota kesepahaman awal dan belum menyentuh substansi tuntutan transparansi.
Inspektorat diminta warga bersikap objektif dan aktif mengawal penyelesaian persoalan ini.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal


