Tragedi Sang Saka Nyaris Jatuh di Parungkuda Sukabumi, DPRD Beri Bonus Ke Paskibra
- account_circle Linda
- calendar_month 15 jam yang lalu

Gambar Istimewa : Bendera Merah-putih Berkibar.
“Tapi saya melihat dan menilai kerja keras adik-adik semua. Saya apresiasi sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.
Menurut Teddy, peristiwa tersebut seharusnya menjadi evaluasi bagi penyelenggara tanpa mengurangi apresiasi terhadap para pelajar yang menjalankan tugas.
Ia meminta para anggota Paskibra tidak kehilangan semangat akibat kejadian tersebut.
“Tetap semangat. Jangan sampai ada insiden seperti itu, tetapi mungkin ada faktor nonteknis. Secara keseluruhan saya apresiasi dan memberikan support serta semangat,” tuturnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Teddy Setiadi bahkan menyatakan akan memberikan bonus kepada Paskibra Kecamatan Parungkuda.
“Saya akan berikan bonus buat Paskibraka sebesar Rp10 juta,” kata Teddy.
Sebelumnya, sebanyak 35 pelajar terpilih menjadi Paskibra Kecamatan Parungkuda setelah mengikuti proses seleksi dari sejumlah sekolah di wilayah tersebut.
Mereka menjalani pemusatan latihan di kawasan Palagan Bojongkokosan. Latihan tersebut tidak hanya berfokus pada baris-berbaris, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan nasionalisme.
Palagan Bojongkokosan memiliki nilai sejarah penting bagi Sukabumi. Kawasan ini menjadi salah satu lokasi perjuangan rakyat Sukabumi melawan pasukan Belanda dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dengan pengalaman tersebut, kejadian tali bendera putus dalam upacara HUT RI ke-81 menjadi ujian tersendiri bagi Paskibra Parungkuda.
Kesigapan mereka menangkap Sang Merah Putih membuat prosesi tetap dapat dilanjutkan.
Apresiasi pun diberikan kepada para pelajar yang tetap menjalankan tugas hingga upacara selesai.
Hadir dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddy Setiadi, unsur Forkopimcam Parungkuda, jajaran pemerintahan Kecamatan Parungkuda, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, para pelajar, serta masyarakat setempat.
- Penulis: Linda
- Editor: Ikbal













































