Breaking News
Beranda » Hiburan / Entertainment » Tolak Karnaval Mahkota Binokasih, Abah Suhe: Rakyat Korban Bencana Masih Terlantar

Tolak Karnaval Mahkota Binokasih, Abah Suhe: Rakyat Korban Bencana Masih Terlantar

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

“Mahkota Binokasih bukan simbol pesta. Mahkota itu mengajarkan pemimpin agar melindungi dan menyayangi masyarakatnya,” katanya.

Abah Suhe juga mengkritik penggunaan anggaran pemerintah untuk kegiatan seremonial di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit.

Ia meminta pemerintah lebih fokus menangani dampak bencana dan persoalan sosial di Kabupaten Cianjur.

Selain itu, Abah Suhe menyinggung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia mempertanyakan tujuan penyelenggaraan karnaval tersebut.

“Apa yang dicari dari karnaval itu? Rakyat masih kesulitan, tetapi anggaran negara dipakai kegiatan seremonial,” tegasnya.

Abah Suhe juga menyoroti nilai budaya Sunda yang seharusnya diwujudkan melalui pendidikan dan kepedulian terhadap masyarakat kecil.

“Di Cianjur ada Eyang Surya Kencana yang diwujudkan melalui pendidikan, bukan pesta saat rakyat sedang menderita,” pungkasnya.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
6
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
456,842
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
67,918
Pengunjung unik