Tolak Karnaval Mahkota Binokasih, Abah Suhe: Rakyat Korban Bencana Masih Terlantar
- account_circle Ikbal
- calendar_month 10 jam yang lalu

Gambar Istimewa : Tokoh Cianjur Abah Suhe
RUANGPOJOK.COM – Tokoh masyarakat Cianjur, Abah Suhe, menolak Karnaval Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang digelar di Cianjur, Rabu, 6 Mei 2026.

Abah Suhe menyampaikan penolakan bersama Aliansi Mahasiswa dan Rakyat (AMAR) Cianjur. Mereka menilai pemerintah salah menggunakan anggaran negara.
Menurutnya, korban bencana pergerakan tanah di Cianjur masih terlantar.
Hingga kini, banyak korban belum mendapat solusi maupun kepastian bantuan.
“Korban bencana masih terlantar bertahun-tahun. Negara seharusnya memprioritaskan mereka, bukan menggelar pesta karnaval,” ujar Abah Suhe.
Ia menegaskan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake memiliki makna luhur bagi masyarakat Sunda.
Simbol itu melambangkan pemimpin sebagai pelindung rakyat.
- Penulis: Ikbal

