Tanah Bergerak di Haurwangi, Empat Rumah Retak Diduga Akibat Curah Hujan Tinggi Dan Tambang
- account_circle RZ
- calendar_month Kam, 6 Nov 2025

Foto Istimewa : Salah satu rumah di haurwangi yang terkena pergeseran tanah.
“Kemungkinan besar aktivitas penambangan pasir dan truk pengangkut pasir memperlemah struktur tanah. Ditambah curah hujan tinggi, tanah jadi makin labil,” ujarnya.
Kepala Desa Ciherang, Supriatna, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut tiga rumah dan satu warung warga mengalami kerusakan cukup parah.
Dua keluarga telah dievakuasi pada malam hari untuk menghindari risiko rumah ambruk saat hujan deras.
“Kami langsung mengevakuasi dua kepala keluarga ke rumah kerabat. Kondisi tanah di sekitar lokasi memang rawan longsor,” katanya.
Menurut Supriatna, pergerakan tanah di Kampung Muhara kerap terjadi hampir setiap tahun, terutama saat musim hujan.
Pemerintah desa telah berulang kali mengimbau warga pindah ke lokasi yang lebih aman, namun sebagian besar enggan karena alasan ekonomi.
“Kami sudah sering menyarankan relokasi, tapi warga bertahan karena keterbatasan biaya,” ujar Supriatna.
Pemerintah desa berencana berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Cianjur untuk meninjau ulang kondisi geologi di kawasan itu dan menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang.
- Penulis: RZ
- Editor: Ikbal


