Porsi SPPG Ciherang 2 Dikritik Orang tua, Ini Tanggapan Puskesmas Ciherang
- account_circle Ikbal
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Kepala Puskesmas Ciherang, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Rina Andriana Widianti
Menanggapi pertanyaan terkait tidak adanya susu dalam paket MBG, Kepala Puskesmas Ciherang menyebut susu tidak wajib diberikan setiap hari.
“Tidak harus setiap hari ada susu. Dalam satu minggu bisa dua atau tiga kali sudah cukup. Tidak harus produk yang itu-itu saja,” katanya.
Ia menambahkan, secara anggaran porsi kecil berkisar Rp8.000 dan porsi besar Rp10.000, sehingga komposisi menu disesuaikan agar tetap memenuhi kecukupan gizi tanpa melebihi pagu biaya.
“Kalau ditambah susu setiap hari, tentu menyesuaikan harga. Tapi secara keseluruhan, baik porsi kecil maupun besar, itu mencukupi dan tidak ada masalah dari sisi gizi,” tegasnya.
Dari sisi pengolahan, sebagian produk seperti bolu dipasok dari pelaku UMKM, sementara telur direbus melalui kerja sama koperasi.
Untuk kurma, merupakan produk jadi yang langsung didistribusikan.
Puskesmas memastikan proses pengolahan tetap dalam pengawasan dan koordinasi agar memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
Meski secara perhitungan gizi dinyatakan sesuai, pihak puskesmas mengakui evaluasi dan monitoring akan terus dilakukan, terutama menindaklanjuti aspirasi orangtua siswa yang berharap variasi menu lebih beragam.
“Kalau ada masukan dari orangtua atau anak soal variasi menu, itu menjadi bahan evaluasi. Tapi dari sisi angka kecukupan gizi dan kesehatan, sudah sesuai standar,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal


