Polemik Buku Ramadan dan Seragam Muslim di SMPN Cianjur, Orang Tua Keberatan Harga Dinilai Tak Wajar
- account_circle Dodi M
- calendar_month 4 jam yang lalu

Gambar Istimewa: Tangkapan layar percakapan berisi informasi dari salah satu SMPN di Cianjur kepada orang tua siswa terkait harga seragam Muslim dan buku kegiatan Ramadan yang dijual kepada siswa.
Salah satu Kepala SMPN di Kecamatan Cianjur, membenarkan koperasi menjual buku Ramadan dan seragam Muslim. Namun, ia membantah harga buku Rp10 ribu.
“Bukan Rp10 ribu. Koperasi menjual buku Ramadan Rp5 ribu. Untuk seragam Muslim memang harganya seperti itu, tetapi sekolah tidak mewajibkan. Hanya bagi yang mau dan mampu,” jelasnya.
Ia menegaskan program buku kegiatan Ramadan merupakan agenda rutin tahunan yang sudah berjalan sebelum dirinya menjabat.
“Program ini sudah ada setiap tahun. Saya hanya melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui akun media sosialnya melarang sekolah melakukan praktik jual beli di lingkungan pendidikan.
“Sekolah tidak boleh menjual buku-buku, tidak boleh lagi jual LKS, dan tidak boleh menjual seragam siswa,” tegasnya.
Ia menilai praktik perdagangan di sekolah berpotensi menimbulkan kecurigaan dan memberi tekanan psikologis kepada guru.
- Penulis: Dodi M
- Editor: Ikbal


