Perhutani Cianjur Catat 41 Jenis Satwa Dilindungi, Macan Tutul Diduga Turun akibat Gangguan Habitat
- account_circle Zayu
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Tangkapan Layar Video) Diduga Seekor anak macan tutul Jawa ditemukan oleh warga Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurut Harry, macan tutul umumnya hidup di kawasan hutan lindung. Namun, satwa tersebut terkadang bergerak ke kawasan hutan produksi hingga mendekati permukiman warga.
“Kemungkinan satwa itu turun karena habitatnya terganggu atau faktor cuaca,” katanya.
Berdasarkan laporan 2025, Perhutani mencatat keberadaan macan tutul di kawasan hutan Sukanagara Utara. Lokasinya berada di petak 54 BKPH Cibarengkok dan petak 49 Hanyalah Timur 1.
Kawasan tersebut berada di wilayah Kecamatan Sukanagara dan Campaka, tepatnya di perbatasan BKPH Sukanagara Utara dan BKPH Cibarengkok.
Selain macan tutul, kawasan hutan lindung Perhutani Cianjur juga menjadi habitat macan kumbang, kucing hutan, kucing hitam, lutung, monyet, kijang, dan kancil.
Harry menegaskan, Perhutani terus memantau dan melindungi satwa di kawasan hutan kelolaannya. Upaya tersebut bertujuan menjaga kelestarian satwa agar tetap hidup di habitat alaminya.(as)
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar