PAD Pariwisata Rp2,4 Miliar Terancam Melayang, DPRD Cianjur Minta Warga dan BRIN Duduk Bersama
- account_circle Ikbal
- calendar_month 2 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Ketua Komisi II DPRD Cianjur, Azis Muslim Usai Rapat di Gedung DPRD Cianjur
Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat penyelesaian polemik yang berlarut.
“Di satu sisi masyarakat keberatan, tetapi di sisi lain pemerintah juga memiliki target PAD. Karena itu, semua pihak harus duduk bersama mencari solusi,” katanya.
Sebelumnya, DPRD telah menetapkan penghentian sementara retribusi hingga Desember 2025.
Kebijakan ini bertujuan sebagai stimulus untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus meredam gejolak sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, DPRD juga mendorong penerapan sistem satu pintu bersama BRIN agar tidak terjadi tumpang tindih penarikan retribusi.
Namun demikian, hingga kini realisasi kerja sama tersebut belum menunjukkan kejelasan.
“Konsepnya sederhana, yaitu menyatukan sistem retribusi agar tidak ada kesan pungutan ganda. Namun saat ini masih menunggu kejelasan dari BRIN,” pungkasnya.
- Penulis: Ikbal





















































