KPK Minta Pejabat Cianjur Belajar dari Kasus Korupsi Masa Lalu
- account_circle Zayu
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media) Kegiatan tersebut diikuti 66 pejabat dari tingkat kecamatan hingga kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Cianjur.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
โHati-hati, Kabupaten Cianjur sekarang masuk lagi incar-incar. Kabupaten Cianjur sendiri karena dia pernah punya case, jangan jatuh di lubang yang sama, jangan jatuh di lubang yang sama, titip itu,โ tegasnya.
Dalam pemaparannya, Indrawan turut menyoroti sejumlah pola korupsi yang perlu diwaspadai pemerintah daerah. Di antaranya persoalan terkait opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), pemberian fee dalam pengadaan barang dan jasa, pemerasan terkait Uang Persediaan (UP), serta penerimaan gratifikasi.
Ia mengingatkan para pejabat agar menjalankan kewenangan secara profesional dan bertanggung jawab. Mereka juga perlu menghindari penyalahgunaan jabatan yang dapat merugikan masyarakat.
Selain aparatur pemerintah, KPK mendorong masyarakat dan insan pers berperan aktif dalam pengawasan publik. Keterlibatan berbagai elemen dinilai penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Indrawan menyebut sejumlah saluran pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Saluran tersebut antara lain Inspektorat, kepolisian, kanal LaporPak, dan Whistleblower System (WBS) KPK.
Melalui sosialisasi tersebut, KPK berharap jajaran Pemkab Cianjur memperkuat komitmen antikorupsi dan menerapkan prinsip transparansi serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.(red)
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar