Breaking News
Beranda » Desa Kita » Warga Panyusuhan Tolak Rencana Kandang Ayam, Datangi Kantor Desa

Warga Panyusuhan Tolak Rencana Kandang Ayam, Datangi Kantor Desa

  • account_circle Dodi
  • calendar_month 23 jam yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Belasan warga Kampung Cipicung, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, mendatangi kantor desa, Selasa, 18 Agustus 2026.

Mereka mempertanyakan rencana pembangunan kandang ayam baru yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Warga menolak rencana tersebut karena khawatir kandang ayam menimbulkan gangguan lingkungan, terutama lalat dan potensi penyebaran penyakit.

Ketua RW 04, Anang, mengatakan warga tidak menginginkan penambahan kandang ayam di wilayah Kampung Cipicung.

“Kami masyarakat Kampung Cipicung menolak adanya pembangunan kandang ayam yang baru,” kata Anang.

Menurut dia, informasi pembangunan kandang ayam itu berasal dari pihak perusahaan yang mengelola lahan tersebut.

Warga juga menyoroti lokasi rencana pembangunan yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman.

Ketua RT 02 RW 04, Nana, mengatakan warga khawatir keberadaan kandang baru memperbesar gangguan kesehatan dan lingkungan.

“Warga di sini menolak pembangunan yang baru. Kalau yang lama sudah tetap,” ujar Nana.

Nana menyebut keberadaan kandang ayam sebelumnya sudah menimbulkan persoalan lingkungan, salah satunya banyaknya lalat di sekitar permukiman.

“Sudah terlalu banyak lalat di sini. Dengan pemilik kandang, kami paling berkomunikasi melalui pengurus kandang,” katanya.

Menurut Nana, wilayahnya sudah memiliki satu kandang ayam yang beroperasi dan satu lokasi lain yang sedang disiapkan.

Ia mengatakan warga menghentikan dukungan terhadap rencana pembangunan setelah melihat proses pemerataan tanah menggunakan alat berat.

“Waktu kemarin pemerataan masih berjalan, sekarang berhenti. Ke depan warga tetap tidak akan mengizinkan pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, warga memasang spanduk penolakan dan mendatangi lokasi yang disebut sebagai calon tempat pembangunan kandang ayam.

  • Penulis: Dodi
  • Editor: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less