Kemendagri Usul Denda Kehilangan e-KTP, Disdukcapil Cianjur: Belum Ada Aturan Resmi
- account_circle Ikbal
- calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
- print Cetak

Gambar Istimewa : Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Asep Sukma Wijaya
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan penerapan denda bagi warga yang kehilangan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dalam revisi UU Administrasi Kependudukan.
Namun, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur memastikan belum menerima sosialisasi maupun aturan resmi terkait kebijakan tersebut.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengungkapkan usulan denda masuk dalam 13 poin revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang sebelumnya dibahas di Jakarta bersama Komisi II DPR RI pada 20 April 2026.
Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga dokumen kependudukan.
Ia menegaskan, selama ini ketiadaan sanksi membuat sebagian warga kurang bertanggung jawab.
- Penulis: Ikbal













































