Ilham Permana Dorong Promosi Digital untuk Percepat Pengembangan Wisata Cianjur Selatan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 11 menit yang lalu

Gambar Redaksi : Tenaga Ahli Anggota Komisi VII DPR RI Ilham Permana, Roy Kusnianto, bersama jajaran Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Kabupaten Cianjur berkomitmen memperkuat promosi digital untuk mengangkat potensi desa wisata di Cianjur Selatan.
“Yang dibutuhkan adalah kreativitas. Satu video yang menarik dapat menjangkau jutaan orang dan lebih efektif dibanding ribuan brosur,” ujarnya.
Ilham mengungkapkan Indonesia memiliki 6.185 desa wisata. Sebanyak 78 persen masih berstatus rintisan, 318 desa berstatus maju, dan 34 desa telah menjadi desa wisata mandiri.
Ia menilai tantangan terbesar saat ini bukan mencari destinasi baru. Fokus utama ialah meningkatkan kualitas desa wisata agar mampu naik kelas.
Ilham mengatakan Cianjur memiliki potensi wisata yang lengkap. Daerah ini menawarkan wisata pegunungan, pantai selatan, geopark, budaya Sunda, agrowisata, hingga kuliner khas.
Namun, potensi tersebut harus didukung branding yang kuat dan promosi digital yang konsisten agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Sementara itu, Tenaga Ahli Ilham Permana, Roy Kusnianto, mengatakan Bimtek bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi wisata.
Menurut Roy, promosi digital mampu memperluas pasar sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM, kuliner, penginapan, dan sektor pendukung lainnya.
Ia menilai potensi wisata Cianjur Selatan belum dipromosikan secara maksimal.
“Kalau menurut saya masih minim. Bahkan saya sendiri baru beberapa kali mengetahui destinasi-destinasi di sini. Padahal potensinya luar biasa,” katanya.
Roy juga menyoroti infrastruktur menuju sejumlah objek wisata yang masih perlu ditingkatkan.
Ia mendorong kolaborasi pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata, DPR RI, pelaku usaha, dan masyarakat agar pengembangan desa wisata berjalan lebih cepat.
“Tanpa kerja sama semua pihak, akan sulit mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui Bimtek tersebut, penyelenggara berharap desa wisata di Cianjur Selatan mampu memperkuat promosi digital, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang memperoleh dukungan program pemerintah pusat.
- Penulis: Ikbal

