Fasilitas SDN Bojongsari 3 Rusak, Iuran Rp52 Ribu per Siswa Dipertanyakan Wali Murid
- account_circle Najib
- calendar_month 4 jam yang lalu

Gambar Redaksi : SDN Bojongsari 3, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.
Upaya konfirmasi kepada kepala sekolah melalui sambungan WhatsApp belum juga mendapat tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Ketua Komite Sekolah, Ustad Ceceng, membenarkan adanya iuran Rp52 ribu per siswa.
Ia mengaku sebelumnya pernah menerima uang Rp600 ribu dari pihak sekolah untuk membeli material pembangunan toilet.
“Betul, saya pernah diberi uang Rp600 ribu untuk membeli pasir pembangunan toilet sekolah,” ujarnya.
Dengan jumlah siswa mencapai 344 orang, total dana yang terkumpul diperkirakan lebih dari Rp17 juta.
Koordinator Pendidikan Kecamatan Sukaluyu, Dudung, mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada sekolah dan wali murid terkait persoalan tersebut.
“Saya sudah klarifikasi ke kepala sekolah dan dikoordinasikan dengan wali murid. Informasinya, itu gagasan dari wali murid sendiri,” kata Dudung saat ditemui di kantornya.
Ia mengakui masih ada fasilitas yang perlu diperbaiki, terutama saluran pembuangan air yang menyebabkan ruang kelas tergenang saat hujan.
“Memang ada beberapa perbaikan, seperti gapura yang sudah bagus. Tapi saluran air di bawah harus segera dibenahi supaya air tidak masuk ke kelas,” ujarnya.
Menurut Dudung, perbaikan sekolah seharusnya tidak hanya berfokus pada bagian depan bangunan, tetapi juga fasilitas utama yang digunakan siswa setiap hari.
“Jangan hanya yang terlihat saja. Bagian belakang juga harus diperhatikan. Apalagi dalam dana BOS ada alokasi pemeliharaan sekitar 20 persen yang seharusnya bisa dimaksimalkan,” pungkasnya.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal

