Dinding Rapuh dan Atap Bocor, Pasutri di Cianjur Harap Bantuan Rutilahu
- account_circle Robby Zayu
- calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media) Rumah Nyaris Ambruk, Pasutri di Sindangbarang Cianjur Berharap Bantuan Rutilahu
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com — Hampir enam tahun, Supian (52) dan istrinya, Hena (32), bertahan di rumah tidak layak huni di Kampung Kiaramenyan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur.
Kondisi rumah pasangan tersebut memprihatinkan. Dinding mulai rapuh, atap bocor, dan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan.
Keterbatasan ekonomi membuat Supian dan Hena tidak mampu memperbaiki rumah secara mandiri. Penghasilan mereka hanya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Selama hampir enam tahun, saya dan istri tetap bertahan di rumah sederhana ini meski kondisi bangunannya sangat memprihatinkan,” ujar Supian, Kamis 8 Oktober 2026.
Supian berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan perbaikan rumah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, baik Pemkab Cianjur maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan saya bisa mendapatkan bantuan untuk memperbaiki rumah,” katanya.
Menurut Supian, kondisi rumah yang terus mengalami kerusakan membuat kebutuhan tempat tinggal yang aman dan layak semakin mendesak.
“Saya berharap pemerintah dapat melihat langsung kondisi kami. Kami menunggu perhatian pemerintah agar impian memiliki rumah layak tidak kembali menjadi penantian panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Desa Sirnagalih telah mengajukan bantuan perbaikan rumah Supian dan Hena melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rutilahu.
- Penulis: Robby Zayu





Saat ini belum ada komentar