Breaking News
Beranda » Infrastruktur » Kritik Keras GMNI di HJC ke-348, Gimik dan Badut-badut Politik Dipertontonkan

Kritik Keras GMNI di HJC ke-348, Gimik dan Badut-badut Politik Dipertontonkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025

RUANGPOJOK.COM – Dalam momentum Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-348, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur mengkritik tajam arah pembangunan daerah yang mereka nilai jauh dari cita-cita keadilan sosial.

Ketua GMNI Cianjur, Rama, menegaskan bahwa pemerintah daerah lebih mementingkan gimik politik dan kegiatan seremonial daripada menyelesaikan persoalan krusial yang dihadapi masyarakat.

“Pemerintah lebih sibuk dengan pencitraan daripada menyelesaikan persoalan rakyat,” kata Rama, Sabtu, 12 Juli 2025.

Lebih lanjut, ia menyindir orang-orang dekat bupati dengan, “badut-badut politik” yang menurutnya sengaja dimanfaatkan untuk melanggengkan agenda kekuasaan sekaligus mengeruk proyek di setiap kedinasan.

“Lihat saja, mereka mengerahkan badut-badut politik hanya untuk memuluskan agenda kekuasaan, sementara rakyat masih bergulat dengan krisis ekonomi dan infrastruktur yang amburadul,” tegas Rama.

Selain itu, program Gotong Royong Lobaan (GOROL) yang digadang-gadang sebagai gerakan masyarakat, justru menuai kritik. GMNI menyoroti minimnya transparansi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Tak ada papan informasi atau dokumen resmi yang bisa diakses publik mengenai berapa angka pekerjaan gorol tersebut. Kami juga menduga ada keterlibatan keluarga bupati di sini, ini jelas nepotisme,” ucapnya.

Sementara itu, GMNI juga menyoroti masih banyaknya titik kerusakan jalan serta infrastruktur pascabencana yang belum diperbaiki, yang menurut mereka menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tidak hanya itu, GMNI juga menuding bahwa Kabupaten Cianjur sedang berada dalam kondisi darurat Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dengan mengacu pada kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp40 miliar yang diduga merugikan negara.

Selain isu infrastruktur dan KKN, GMNI menyoroti lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang meningkat drastis, dari 11 kasus pada tahun 2023 menjadi 50 kasus pada 2024. Hingga April 2025, tercatat sudah ada 17 kasus baru.

“Ini bukti sistem perlindungan anak kita lemah. Pemerintah tidak serius menangani ini,” tegasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Tindak Asusila di Sukaresmi

    Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Tindak Asusila di Sukaresmi

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cianjur.ruangpojok.com – Seorang anak di bawah umur, sebut saja Mawar (10), asal Kecamatan Sukaresmi diduga menjadi korban tindak asusila oleh tetangganya sendiri yang merupakan seorang lansia. Orang tua Mawar, A (33) mengatakan, kejadian diduga terjadi pada 27 Oktober 2024, namun korban baru berani mengaku kepada neneknya pada 6 November 2024. “Anak saya tinggal bersama neneknya […]

  • Karang Taruna Kabupaten Cianjur Resmi Dilantik, Bupati Dorong Dampak Nyata bagi Masyarakat

    Karang Taruna Kabupaten Cianjur Resmi Dilantik, Bupati Dorong Dampak Nyata bagi Masyarakat

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Karang Taruna Kabupaten Cianjur resmi melantik kepengurusan masa bakti 2026–2031 dalam acara yang digelar di Aula Pancaniti, Pendopo Pemda Cianjur, Sabtu, 31 Januari 2026. Pelantikan ini menjadi momentum awal kepemimpinan baru untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan sosial di daerah. Mengusung tema “Pemuda Berdaya, Cianjur Era Baru Menuju Indonesia Emas 2045”, kepengurusan baru […]

  • Hipmi Cianjur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    Hipmi Cianjur Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cianjur menggelar serangkaian kegiatan bertema “Menebar Kebaikan Kepada Sesama” dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung di kantor Sekretariat HIPMI Cianjur, yang berlokasi di Jalan Nasional III, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, pada Minggu, 16 Maret 2025. Dari pembagian takjil, pemberian santunan anak yatim, diberikan oleh […]

  • Gara-Gara Chat Mesum dan Check-In Hotel, Jabatan Kades Langensari Digulingkan Warga

    Gara-Gara Chat Mesum dan Check-In Hotel, Jabatan Kades Langensari Digulingkan Warga

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Ratusan warga Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, menggeruduk kantor desa, Selasa, 30 Desember 2025. Aksi tersebut dipicu tuntutan agar Fajar Syuban Amarullah mundur dari jabatannya sebagai kepala desa menyusul dugaan skandal amoral dengan seorang kepala dusun yang telah bersuami. Tekanan massa akhirnya berujung pada penandatanganan surat pengunduran diri kepala desa pada hari […]

  • Tes Fisik Atlet Porprov 2026 Digelar, Pemkab Cianjur Cairkan Insentif Rp1 Miliar

    Tes Fisik Atlet Porprov 2026 Digelar, Pemkab Cianjur Cairkan Insentif Rp1 Miliar

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Najib
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar tes kesehatan dan fisik bagi atlet, pelatih, dan official Porprov XV Jawa Barat 2026. Pemkab juga mencairkan insentif lebih dari Rp1 miliar. Kegiatan berlangsung di Gedung Olahraga Panembong, Senin, 11 Mei 2026. Pemkab Cianjur menggandeng KONI dan seluruh OPD untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah. Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu […]

  • BUMDesa Jadi Pengelola Dana Desa untuk Ketahanan Pangan di Karangtengah

    BUMDesa Jadi Pengelola Dana Desa untuk Ketahanan Pangan di Karangtengah

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.com – Pemerintah menetapkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pengelola 20% Dana Desa di Karangtengah untuk mendukung ketahanan pangan. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional Penggunaan Dana Desa Tahun 2025. Tujuannya adalah memastikan ketahanan pangan berjalan efektif, berkelanjutan, dan transparan. Camat Karangtengah, […]

expand_less