GMNI Desak Penghentian Sementara MBG Cianjur Usai puluhan Siswa Diduga Keracunan
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto Redaksi : Ketua GMNI Cianjur, Agus Rama Tunggara saat beraudiensi bersama HMI Cianjur.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Sebanyak 36 siswa di Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, 11 September 2025.
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) setempat mengecam keras kejadian berulang ini dan mendesak penghentian sementara program.
Korban merupakan siswa SDN Salakawung dan SMP Budi Luhur di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang.
Mereka mengalami gejala mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan dari program bantuan pemerintah tersebut.
GMNI Cianjur menyatakan ini adalah kasus sistemik, bukan sekadar insiden.
“Ini bukan lagi insiden, tetapi kebobrokan sistemik. Lebih dari 200 siswa di Cianjur sudah jadi korban program yang seharusnya meningkatkan gizi anak-anak sekolah,” tegas Ketua DPC GMNI Cianjur, Agus Rama Tunggara, Jumat, 12 September 2025.
- Penulis: Admin















































Saat ini belum ada komentar